Juni 20, 2024

Pengajian Rutin Malam Selasa Majelis Pesona Bintaro Gelar Syukuran

Spread the love

MAHARDHIKAnews.com Tangerang Selatan – Majelis Pecinta Sholawat Nariyah ( Pesona ) yang di gawangi oleh Kyai Firman Al Batawi atau akrab dengan sebutan Ki Wiro Perigi Baru Bintaro, kembali gelar majelis rutin malam Selasa di Pendopo Pondok Pesantren Kun Fayakun, Senin malam, (20/02).

Namun tidak seperti biasanya, ada nuansa yang berbeda pada pengajian malam ini. Karena selain dzikir dan pembacaan Sholawat Nariyah, Ki Wiro juga menggelar acara syukuran atas milad putri tercintanya, Sheila Firman Al Batawi yang ke 17 tahun.

“Saya mohon do’anya para guru dan jama’ah sekalian untuk putri saya yang sekarang ini sudah memasuki usia remaja yaitu 17 tahun” ujar Ki Wiro.

Ia berharap putrinya ini menjadi generasi yang solehah, berbakti pada orang tuanya dan sukses dunia akheratnya.

“Mari kita do’akan bersama anak-anak dan keluarga kita, khususnya pada ananda Shaila. Semoga hidupnya selalu bahagia dan bermanfaat bagi masyarakat” tuturnya.

Meski acara pengajian sempat terganggu karena adanya suara musik dari organ tunggal, karena adanya pesta pernikahan persis di depan majelisnya, namun pengajian dan pembacaan sholawat tetap berjalan lancar.

Menanggapi hal ini, Ki Wiro tetap tenang meski beberapa jama’ah merasa sangat keberatan atas keadaan ini dan hampir saja menegur yang punya hajatan. Namun hal itu tak di kasih oleh Ki Wiro.

“Kita tetap saja jalan karena memang ini sudah jadi jadwal tetap kita. Adanya hal seperti ini biasa dalam perjalanan dakwah” pungkasnya.

Untung saja acara hiburan tersebut mau mengerti dan menghentikan musiknya saat pengajian di mulai, hingga acara dzikiran berjalan lancar tanpa harus terganggu oleh suara musik.

Hadir dalam acara ini Ketua Kaderisasi PCNU Tangsel Gus Andi Wibowo, Prof. DR. Moch Zen, KH. Agus Sumantri, Panglima Dakil Kyai Hasan Ora Mahi, ustadz Awaludin dan Pimpinan Majelis Dzikir dan Sholawat Sabilal Muhtdin, Ki Irfan Abatasa.

Santri Enterpreunership

Dalam kesempatan malam ini, Ki Wiro juga menyampaikan komitmen Pondok Pesantren Kun Fa Yakun untuk mencetak santri-santri calon enterprenuer atau pengusaha.

“Insya Allah kita nanti tak hanya mencetak santri-santri yang pandai dalam ilmu agama, tapi juga santri-santri yang memiliki mental dan jiwa pengusaha” terangnya.

Ini kami rasa penting karena tantangan di masa depan bagi para santri akan semakin berat dan persaingan dunia usaha juga pasti akan semakin sengit.

“Kita akan persiapkan mereka nanti menjadi anak-anak yang mampu menciptakan lapangan pekerjaan bagi yang lainnya. Yang bisa membantu dunia syiar dan dakwah, menghidupkan agama dan mendanainya. ” ungkap Ki Wiro.

Pada malam itu juga di luncurkan topi “Santri Enterpreneurship” oleh Gus Andi dan Ki Wiro yang di bagikan pada para tokoh agama dan masyarakat secara gratis.

“Ini hanya sebagai pengingat dan pemicu semangat bagi para santri bahwa mereka semua akan di cetak jadi pengusaha. Karena itu ilmu ekonomi dan perdagangan pun akan jadi materi pelajaran mereka nanti” tutup Ki Wiro. (Ivan)