April 17, 2026

Ki Sura Gagas Persatuan Pencak Silat Tradisional Indonesia,  Upaya Lestarikan Warisan Budaya

IMG-20250905-WA0097
Spread the love

MAHARDHIKAnews.comKAB.BEKASI, — Ki Sura Wisesa sebagai penggiat pancak silat tradisional menggagas rancangan persatuan pencak silat tradisional Indonesia dalam upaya melestarikan dan mengembangkan warisan budaya bangsa.

Rancangan ini diumumkan pada Jumat, (05/09), dengan tujuan utama untuk menjaga nilai-nilai luhur pencak silat dari pengaruh modernisasi.

“Pencak silat bukan hanya sekadar seni bela diri, tetapi juga mengandung filosofi dan nilai-nilai budaya yang mendalam. Kita harus menjaga keasliannya agar tidak tergerus oleh zaman,” ujarnya

Rancangan ini mencakup beberapa poin penting, antara lain:

Pelestarian Nilai Tradisional:

Identifikasi dan dokumentasi berbagai aliran pencak silat, perlindungan nilai-nilai luhur, dan penjagaan keaslian seni.

Pengembangan dan Pembinaan: Pelatihan berkala, pembangunan pusat pelatihan, dan penelitian teknik pencak silat inovatif.

Sosialisasi dan Promosi:

Festival, pemanfaatan media sosial, dan integrasi ke dalam kurikulum pendidikan.

Regulasi dan Standardisasi:

Penyusunan standar kompetensi, penerbitan buku panduan, dan kerjasama dengan berbagai pihak.

Peningkatan Apresiasi dan Kesejahteraan:

Penghargaan bagi tokoh pelestari, penciptaan peluang ekonomi, dan kerjasama dengan pihak swasta.

Dengan adanya rancangan ini, diharapkan pencak silat tradisional Indonesia dapat terus lestari, berkembang, dan menjadi kebanggaan bangsa. Pemerintah daerah dan berbagai organisasi pencak silat menyatakan dukungan penuh terhadap inisiatif ini.

“Semua ini untuk mengangkat pirtul lokal/ pancak silat tradisional menjadi prestasi” ujar Ki Sura.

Diharapkan, rancangan ini juga dapat segera terealisasi oleh tahapan tahapan dan kajian di sertai masukan dari para tokoh perguruan dan padepokan yang ada.

*Ini semua untuk menciptakan tutur kebersamaan untuk kemajuan pengembangan pelestarian pemanpaatan menjadi prestasi,” pungkasnya. (Agus)