Juni 8, 2026

Gelar Maulid Nabi, Masjid Al Muiz Kinayungan Salurkan Santunan Yatim dan Dhuafa

IMG-20250904-WA0081
Spread the love

MAHARDHIKAnews.com PONDOK AREN,  Masjid Al Muiz yang berlokasi di Kavling Kinayungan 105 Pondok Kacang Barat Pondok Aren Tangsel, gelar Maulid Nabi Muhammad Salallahu ‘alaihi wasalam, pada Kamis malam (04/09), sekaligus menyalurkan bantuan bagi anak yatim dan dhuafa.

Sebanyak 12 anak yatim dan 24 kaum dhuafa, menerima bantuan berupa sembako dan sejumlah uang dalam acara tersebut.

Terkait santunan tersebut, Ustadz H. Samsul Hadi selaku ketua yayasan Al Muiz menyampaikan, kegiatan tersebut merupakan bentuk perhatian masjid Al Muiz dengan anak yatim dan lansia/dhuafa.

“Kita kan punya kewajiban untuk memperhatikan anak yatim dan kaum dhuafa di sekitar kita. Karena itu setiap acara PHBI ( Peringatan Hari Besar Islam ) kita berikan santunan ini,” ujarnya.

Dia juga menyampaikan rasa terimakasihnya pada para donatur, khusunya warga Kavling Kinayungan 105 yang tak pernah lelah mensuport kegiatan tersebut.

“Semoga apa yang sudah diberikan, baik itu untuk acara Maulid dan santunan, Allah Subhanahu wata’ala balas dengan berlipat ganda,” imbuhnya.

Selain itu, dia juga memberikan apresiasi nya atas dukungan remaja masjid dan IRKAV (Ikatan Remaja Kavling Kinayungan) yang telah berperan aktif terselenggaranya acara maulid tersebut.

“Semoga para remaja Kavling bisa terus memelihara budaya baik yang sudah berjalan selama ini, baik untuk acara keagamaan maupun acara nasional seperti peringatan HUT RI yang baru lalu,” pungkasnya.

Hadir sebagai penceramah dalam acara ini, Ketua Syuriah MWC NU ( Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama ) Pondok Aren, KH. Muhammad Toha.

Dalam ceramahnya, dia mengingatkan para jama’ah agar meniru dan melaksanakan apa yang sudah diajarkan dan dipraktekkan oleh Nabi Muhammad SAW.

“Acara Maulid itu artinya mengingat – ingat Nabi. Dan yang perlu di ingat tentu saja ajaran nabi Muhammad pada kita selaku umatnya,” ujarnya.

“Ada beberapa hal yang jadi inti ajaran nabi, salah satunya adalah akhlak yang baik pada siapa saja,” imbuh KH. M. Toha.

Selain membahas masalah akhlak nabi, KH. M. Toha juga mengupas masalah Rahmatan Lil ‘alamin yang disematkan pada Nabi.

“Rahmat yang Nabi bawa dan berikan, bukan hanya untuk umat Islam, tapi untuk seluruh alam. Siapa saja bisa merasakan Rahmat ini,” tambahnya.

Karena itu, dia mengingatkan para jama’ah agar untuk menjadi umat Islam yang baik, orang itu harus memiliki akhlak yang baik dan tidak mudah marah apa lagi mengutuk atau menyumpah pada orang lain.

Hadir dalam acara ini, Sekretaris MWC NU, Kyai DR. Osang Ruslani, Kyai Abdul Rohim dan juga Ustadz Nor Cholik beserta Ketua DKM Ustadz Adib Mujab, Ustadz Amrun dan Sekretaris Ustadz Riswanto. (Ivan)