DEMONSTRASI MARAK, BLACK PANTHER GRUP SERUKAN JANGAN SAMPAI MENGOYAK PERSATUAN DAN KESATUAN INDONESIA
MAHARDHIKANEWS.COM – BANDUNG – Situasi di tanah air akhir-akhir ini kian memanas akibat maraknya demonstrasi yang disertai tindakan perusakan di sejumlah daerah, diperparah dengan pengaruh konflik global dan regional di kawasan Asia Tenggara. Fenomena tersebut menggugah keprihatinan Black Panther Grup, sebuah perkumpulan lintas latar belakang yang beranggotakan tokoh sosial, profesional, pengusaha, hingga tokoh lintas agama.
“Kesadaran kebangsaan serta semangat persatuan dan kesatuan dari dulu hingga kini bukan hanya relevan, tetapi merupakan kunci keberhasilan Indonesia dalam menghadapi tantangan apapun. Hal ini sejalan dengan 8 Pilar Black Panther Grup,” tegas CEO Black Panther Grup, Luky, dalam konferensi pers di Bandung, Rabu (24/9/2025).
Menurutnya, 8 Pilar Black Panther Grup didedikasikan untuk memperkuat silaturahmi dan mendukung cita-cita luhur bangsa menuju Indonesia Emas 2045, yakni melalui pengamalan nilai Pancasila—dari sila ke-2 “Kemanusiaan yang adil dan beradab” hingga terwujudnya sila ke-5 “Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.”
Delapan pilar tersebut meliputi: Budaya, Pendidikan, Olahraga, Seni, Pariwisata, Teknologi, Hiburan, dan Sosial.
“Saya tegaskan, 8 Pilar ini adalah sarana yang bisa dikembangkan dan diimplementasikan dalam menggalang persatuan dan kesatuan Republik Indonesia. Ini murni kesadaran kami sebagai warga bangsa untuk mendukung program-program pemerintah yang bermanfaat bagi masyarakat serta menentang segala hal yang merusak persatuan,” jelas Luky.
Sebagai contoh, Black Panther Grup belum lama ini menyelenggarakan event golf di Kota Baru Parahyangan, yang dikemas dalam kolaborasi budaya, olahraga, dan hiburan sebagai bagian dari misi menggelorakan semangat kebangsaan.
Terkait maraknya demonstrasi yang berujung kerusuhan, Luky mengingatkan bahwa aksi menyampaikan aspirasi adalah hak yang dijamin konstitusi, namun harus tetap berada dalam koridor persatuan.
“Demonstrasi jangan sekadar jadi ajang anarkis. Itu harus dimaknai sebagai bagian dari upaya memperbaiki Indonesia, bukan merusaknya. Saya mengingatkan seluruh elemen bangsa agar tidak mudah terprovokasi pihak manapun. Harga terlalu mahal bila Indonesia sampai terpecah belah oleh kelompok yang tidak ingin negeri ini kuat,” ujarnya tegas.
Lebih jauh, Black Panther Grup mendorong pemaknaan delapan pilar sebagai wahana menumbuhkan toleransi, kemanusiaan, dan budaya gotong royong, demi tercapainya Indonesia Emas 2045.
“Black Panther Grup tegak lurus bersama pemerintah menuju Indonesia Emas. Semangat persatuan dan kesatuan adalah energi kita bersama agar bangsa ini semakin maju, adil, dan beradab,” pungkas Luky.






