April 17, 2026

Akhiri Sholat Taraweh, Nadzom Aqidatul Awam pun Bergema di Rumah Tahfidz Omah Singgah NU Al Fath

1773076177021
Spread the love

MAHARDHIKAnews.com PONDOK AREN,-– Aqidatul Awam adalah kitab pengetahuan dasar akidah umat Islam yang beraliran Ahlussunnah Waljama’ah tentang pengetahuan akan Allah Subhana wa ta’ala.

Kitab yang dikarang oleh Mufti Mekah, Syeikh Sayyid Ahmad Al Marzuqi Al Maliki Al Makki ini membahas tentang 20 sifat wajib bagi Allah, 20 sifat mustahil bagi Allah dan 1 sifat jaiz Allah.

Selain itu ada juga sifat wajib dan mustahil bagi Rasul, serta nama-nama malaikat, nabi, dan peristiwa sejarah penting.

Kitab ini sering dilantunkan secara berirama (nadzhom) oleh para santri di banyak pesantren, agar mudah dihapalkan, tak terkecuali di Rumah Tahfidz Omah Singgah (Omsing) NU Al Fath, yang berlokasi di jl. Garuda no. 107 Komplek Pajak Jurangmangu Timur Pondok Aren Tangsel.

Para santriwati biasa melantunkannya sebagai media pengingat usai acara belajar mengajar selesai dan akan beranjak istirahat, seperti malam ini, Senin (09/03).

Dengan berbagai nada dan irama para santriwati itu melantunkan Nadzhom Aqidatul Awam, hingga membuat hati terasa sejuk dan tentram, menambahkan keimanan bagi yang mendengarnya.

H. Fathur Rahman yang biasa dipanggil Pakde oleh para santriwati nampak hadir bersama mereka. Suasana kekeluargaan dan keakraban nampak mewarnai jalannya peribadatan.

Selaku pemilik sekaligus pengelola Omah Singgah NU Al Fath, pria yang juga ketua MWC NU Pondok Aren ini memang mengadopsi pola pesantren Ahlussunah Waljama’ah dalam proses belajar dan mengajar nya.

Pada awak media dia menyampaikan bahwa malam ini adalah malam terakhir, sebelum acara pelepasan santri pada besok malam untuk libur lebaran.

“Insya Allah besok kita akan melepas para santri untuk libur hari raya. Mereka akan libur hingga H plus 7 usai lebaran,” terangnya.

Berbeda dengan pesantren atau rumah Tahfidz lainnya, di Omah Singgah NU Al Fath para santri bisa mendapatkan uang sangu untuk keperluan hari rayanya.

Menurut H Fathur Rahman, semua itu sudah mulai berlaku sejak Omsing didirikan 3 tahun yang lalu, sebagai upaya memberikan perhatian bagi para santriwati yang belajar di rumah Tahfidz ini.

“Ya sekedar oleh-oleh buat mereka aja. Semoga mereka terus semangat dan betah belajar disini guna mencapai cita-cita nya,” imbuh H. Fathur.

Para santriwati yang mendapatkan kabar itu nampak tersenyum ceria, karena sebentar lagi mereka akan bertemu keluarganya di kampung masing-masing.

Usai nadzhom Aqidatul Awam selesai dilantunkan, mereka pun segera bergegas menuju kamar tidur masing-masing guna beristirahat dan melaksanakan ibadha sahur guna berpuasa di esok hari. (Ivan)