Minggu, 25 Oktober 2026 Lugas – Tegas – Terpercaya
Mahardhika News
INFO TERKINI
Junjung Sportivitas di HUT ke-67 Pemuda Pancasila, PAC Benda: Kami Cari Persaudaraan Bukan Sekadar Menang LAZNAS Yatim Mandiri Kota Tangerang Sukses Gelar OMATIQ 2026 Berkat Informasi Warga, Polisi Amankan Pria dan Sita Sabu di Kampung Dumpit Dugaan Penghianatan Sejarah Lasem dan Pencemaran Nama Baik, Tokoh Budaya Jatim Lapor Polisi Silaturahmi dengan PWI se-Tangerang Raya, Tardi Paparkan Inovasi Digital Kantah Kota Tangerang Festival Anak Sholeh 2026, Ketua PCNU Tangsel: Kita Bukan Sekadar Mencari Juara, tetapi Menyiapkan Generasi Pembangun Peradaban Bantu Percepatan Penurunan Stunting Babinsa Koramil 02/Batuceper Bagikan Susu Balita Kejari Kota Tangerang Tetapkan Mantan Dirut PT APK Tersangka Baru Korupsi Sewa Boeing 737-300, Kerugian Negara Rp4,9 Miliar
Mahardhika News TV
LIVE
Beranda › Sosial › Mahardhika Premium

Tak Kunjung Diperbaiki, Warga Jatake Kian Resah: Bekas Galian PDAM Sebabkan Macet dan Kecelakaan

BAGIKAN ARTIKELTak Kunjung Diperbaiki, Warga Jatake Kian Resah: Bekas Galian PDAM Sebabkan Macet dan Kecelakaanhttps://www.mahardhikanews.com/2025/12/01/tak-kunjung-diperbaiki-warga-jatake-kian-resah-bekas-galian-pdam-sebabkan-macet-dan-kecelakaan/
Tak Kunjung Diperbaiki, Warga Jatake Kian Resah: Bekas Galian PDAM Sebabkan Macet dan Kecelakaan

MAHARDHIKAnews.com TANGERANG, — Kemacetan parah seolah menjadi “pemandangan wajib” setiap hari bagi pengguna jalan di ruas Gatot Subroto, Jatake, Jatiuwung, Kota Tangerang, Banten. Kondisi tersebut diduga kuat dipicu oleh bekas galian PDAM yang tak kunjung diperbaiki sejak tahun lalu, hingga kini menyisakan lubang besar di badan jalan.

MAHARDHIKAnews.com TANGERANG, — Kemacetan parah seolah menjadi “pemandangan wajib” setiap hari bagi pengguna jalan di ruas Gatot Subroto, Jatake, Jatiuwung, Kota Tangerang, Banten. Kondisi tersebut diduga kuat dipicu oleh bekas galian PDAM yang tak kunjung diperbaiki sejak tahun lalu, hingga kini menyisakan lubang besar di badan jalan.

Sejumlah warga yang ditemui mengaku resah. Mereka menuturkan bahwa bekas galian milik PDAM Tirta Benteng itu bukan hanya menyebabkan kemacetan akut, tetapi juga telah berulang kali memicu kecelakaan lalu lintas.

Salah seorang pengendara, yang enggan disebutkan namanya, menyampaikan bahwa lubang tersebut kerap memakan korban terutama saat malam hari. “Sudah berkali-kali orang jatuh. Kalau truk lewat juga sering tersangkut atau oleng,” ujarnya.

Diberitakan oleh salah satu media daring, Tangerangviva.co.id, sebuah truk kontainer bermuatan kedelai dilaporkan terperosok ke dalam lubang bekas galian yang dibiarkan terbuka berbulan-bulan. Peristiwa itu terjadi pada Kamis malam, 20 November 2025, di Jalan Raya Gatot Subroto, Jatake. Insiden tersebut membuat arus lalu lintas lumpuh hingga beberapa jam.

Keluhan masyarakat terkait galian yang tak kunjung ditangani sebenarnya bukan hal baru. Warga mengaku telah berulang kali menyampaikan laporan dan permintaan perbaikan kepada pihak terkait. Namun, laporan itu seolah tidak mendapat respons memadai.

“Sudah sering kami lapor, tapi tidak ada tindak lanjut nyata. Jalan makin rusak, macet makin parah,” kata salah satu tokoh warga Jatake.

Meski demikian, hingga berita ini diterbitkan, pihak PDAM Tirta Benteng belum memberikan keterangan resmi terkait alasan keterlambatan perbaikan dan langkah apa yang akan dilakukan untuk mengatasi keluhan masyarakat.

Sebagai lembaga publik yang memegang peranan penting dalam pelayanan dasar, PDAM Tirta Benteng diharapkan dapat segera mengambil tindakan konkret. Perbaikan jalan pasca-galian bukan hanya soal kenyamanan, tetapi menyangkut keselamatan publik.

Masyarakat pun menunggu itikad baik dan kehadiran nyata dari pihak PDAM maupun pemerintah daerah untuk memastikan kondisi jalan kembali layak dan tidak lagi menjadi ancaman bagi pengendara.

Redaksi akan terus melakukan konfirmasi kepada pihak PDAM Tirta Benteng untuk memperoleh klarifikasi serta rencana tindak lanjut terkait persoalan ini.

(Jun)