April 18, 2026

Hikmah Coffe Morning MWC NU Serpong Utara, Santai Tapi Banyak Manfa’at

IMG-20250518-WA0086
Spread the love

MAHARDHIKAnews.com KOTA TANGSEL — Coffee Morning Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama ( MWC NU) Serpong Utara Mendapatkan sambutan yang luar biasa dari masyarakat, yang dilaksanakan di Masjid Al Muhajirin Villa Mutiara Serpong Pondok Jagung Timur, Ahad (18/05).

Acara ini menjadi sesuatu yang berbeda dengan kebanyakan Syi’ar Organisasi keagamaan yang lain, karena terkesan lebih santai dan tidak terlalu formil, namun terdapat banyak manfaat dan hikmahnya bagi peserta.

“Sisi lain dari adanya coffee morning di MWC NU Serpong Utara adalah kebiasaan nya para pengurus menerima para jama’ah yang memiliki wacana kegiatan ataupun permasalahan, dia di organisasi kemasyarakatan termasuk nya juga di dalamnya kepengurusan masjid ataupun musholah, “Ungkap H. Erwin Bahrudin, SE., Ketua Tanfidziyah MWC NU Serpong Utara.

Lanjutnya menambahkan, Disini kami hadir tak lain juga merupakan bagian silaturahmi sekaligus juga untuk mengetahui apakah program ke NU an di tingkat ranting sudah seperti yang diharapkan atau belum.

“Selain mengenai program ke NUan, setidaknya kami bisa lebih mengenal masyarakat sekitar masjid khusus nya para jama’ah mesjid Al Muhajirin,” imbuhnya.

“Karena dengan silaturahmi tentunya kami akan menjadi lebih dekat dan kenal dengan semua penyelenggaraan lingkungan juga pemerintahan di tingkat ranting Pondok Jagung Timur,” tuturnya.

Beberapa program ke NU an di tingkat MWC NU Serpong Utara banyak yang sudah berjalan adalah program Pendidikan Dasar Pendidikan Kaderisasi Penggerak Nahdlatul Ulama ( PD PKP NU) yang sudah dilaksanakan sebanyak 4 kali.

“Ke depan ini sudah ada juga 4 lembaga tingkat MWC yaitu LDNU, LAZIZNU, LPMNU dan LTMNU yang mulai berjalan,” pungkasnya.

“Semua lembaga bergerak melakukan kegiatan dengan berkolaborasi bersama Banom Ansor Banser dan IPNU-IPPNU dalam beberpaa kegiatan. Seperti Jum’at berkah, Bersih bersih masjid dan pelayanan pemuliaan jenazah,” ungkap Amil Muhdi Wijaya, yang kebetulan juga Ketua Tanfidziyah Ranting Nahdlatul Ulama Lengkong Karya. ( Cak Nor )