Juni 8, 2026

Upacara Meninggalnya Ook Tan Lay Hoa Warga Kelurahan Suka Sari, Dilakukan Dengan Upacara Tradisional Tionghoa

IMG-20250503-WA0101
Spread the love

MAHARDHIKAnews.com KOTA TANGERANG — Media ini akan membahas mengenai prosesi upacara kematian masyarakat China Benteng di Tangerang, Banten. Masyarakat China Benteng adalah orang- orang keturunan Tionghoa yang tinggal di wilayah Tangerang, Banten.

Ritual upacara kematian masyarakat China Benteng yang telah mengalami akulturasi dengan budaya masyarakat setempat di Tangerang, Banten.

Selain itu, untuk menunjukkan bagaimana upacara kematian menjadi salah satu titik temu antara dua budaya yang berbeda dan melihat sejauh mana budaya tradisional masih mempengaruhi budaya yang sudah terakulturasi melalui upacara kematian.

Salah satu yang ada dalam upacara kematian yakni oleh salah satu warga Kelurahan Karang Sari, Kecamatan Tangerang, Kota Tangerang yang bernama Ook Tan Lay Hoa (77). Almarhumah meninggal pada hari senin, 28/4/2025. Ook Tan Lay Hoa di istrahatkan di Rumah Duka Boen Teak Bio (BTB) Kota Tangerang

Pada hari kamis, 01/4/2025, diadakan malam kembang. Di kremasi nya hari jumat di Oasis yang ada di Bitung, Kota Tangerang. Selanjutnya di Larung pada jum’at siang di Ancol, Jakarta.

Ook Tan Lay Hoa, meninggalkan 4 orang anak dan 8 orang cucu.

Sylvi (58) anak ke 1 dari Almarhumah, yang saat ini menjadi Bendahara Asosiasi Kabar Online Indonesia (Akrindo) memberikan keterangan terkait meninggalnya ibunda tercinta yang sebelumnya sudah sakit.

“Ya bang, ibu saya sebelumnya sudah sakit- sakitan yang dialaminya. Ya selain itu memang sudah faktor umur juga, ” ujarnya kepada awak media, sabtu (3/5/25).

Sekedar untuk diketahui, bahwa upacara kematian masyarakat China Benteng telah terakulturasi dengan budaya upacara kematian masyarakat Non-China Benteng di sekitarnya.

Oleh karena itu, dalam upacara kematian China Benteng terdapat beberapa bagian yang berbeda dari upacara kematian masyarakat tradisional Tionghoa.

Upacara kematian masyarakat China Benteng lebih sederhana dalam pelaksanaannya. Selain itu, akulturasi kematian masyarakat Cina Benteng terjadi karena adanya pergeseran zaman dan pergeseran budaya. (Jun)