April 22, 2026

Padepokan Padasuka Gelar Indonesia Bermunajat 5 di Masjid Istiqlal, Ini Pesan KH. Ma’ruf Amin

IMG_20250119_102812_354
Spread the love

MAHARDHIKAnews.com JAKARTA, — Padepokan Sunan Kalijaga ( Padasuka ) yang dipimpin oleh KH. Dr. Syarif Rahmat RA SQ., MA bersama Djarum Foundation gelar Nusantara Bermunajat 5 di Masjid Istiqlal Jakarta, Minggu (19/01).

Nampak hadir dalam acara ini sejumlah tokoh Nusantara seperti mantan wakil presiden KH Ma’ruf Amin, Ki Soleh Pati, Gus Fuad Plered, dan Mama Ghufron serta ribuan anggota padepokan Padasuka dari berbagai daerah.

Dengan berpakaian khas hitam-hitam dan blangkon, anggota Padepokan ini mulai berdatangan sejak pagi hari.
Acara yang dimulai sejak pukul 07.00 WIB tersebut diawali dengan dzikir munajat dan pembacaan ayat suci Al Qur’an.

Sesekali nampak terdengar yel-yel Padasuka dengan dipimpin oleh pembawa acara. yang dijawab dengan serempak oleh para jama’ah

“Padepokan dakwah sunan kali jaga !!.”
“Islam ..? pasti !!”
“NKRI …? harga mati !!,” jawab jama’ah.

Dalam sambutannya, KH. Syarif Rahmat SQ mengatakan bahwa dengan tema, ‘Menjaga Budaya Bersih dan Merawat Cinta Kasih’ Padasuka bermaksud mengajak semua rakyat Indonesia untuk selalu menjaga amal dan perbuatannya dalam kehidupan sehari-hari.

“Di dalam agama Islam ada 3 hal yang harus kita jaga agar selalu tetap bersih dan benar seperti, Bersih Aqidah, Bersih Ibadah dan Bersih Ahlak,” ucapnya.

Karena itu dia mengajak agar dalam kehidupan kita, ketiga hal tersebut harus betul-betul kita jaga agar ibadah dan kehidupan kita selalu aman dan nyaman di negeri tercinta ini

“Indonesia ini negara majemuk, karena itu kita harus benar-benar bisa mengamalkan ajaran agama Islam yang benar agar persatuan dan kesatuan kita bisa tetap terjaga,” imbuhnya.

Dalam kesempatan itu dia juga memberikan informasi tentang kegiatan Padasuka bersama dengan Djarum Foundation dalam membantu warga Wonogiri mendapatkan air bersih.

“Alhamdulillah dengan kegiatan kita ini, yang dilaksanakan bersama dengan Djarum Foundation dan Mahasiswa kita mendapatkan penghargaan MURI,” pungkasnya.

Sedangkan Prof. Dr. KH Ma’ruf Amin selaku pembicara utama menerangkan tentang pentingnya selalu menjaga hati dan kedekatan diri bersama dengan Allah Subhanahu wata’ala.

“Sebagai pribadi, diri kita ini selalu dekat dengan Allah, bersama dengan Allah. Karena Allah sangat senang dengan hambanya yang seperti itu. Karena itu Allah berkata dalam hadis Qudsinya bahwa barang siapa mendekat padaNYA dengan berjalan maka DIA (Allah) berlari,” terangnya.

Lebih jauh dijelaskan bahwa Allah juga menjadi anggota tubuhnya seperti tangan kaki dan tangan, mata hingga pendengarannya dalam kehidupan.

“Maksud arti dari hadis ini tentu saja bukan secara fisik, tapi itu artinya apa yang dia lakukan, apa yang dia lihat dan melangkahkan kakinya, maka akan selalu dalam bimbingan dan penjagaan Allah,” imbuhnya.

KH. Mar’ruf Amin juga mengingatkan bahwa dalam membangun Nusantara ini kita tidak bisa sendiri tapi harus berjamaah harus bersama-sama.

“Dengan pemahaman seperti itu maka persatuan dan kesatuan harus selalu kita jaga dengan segala suku dan agama yang ada di Indonesia ini tanpa merasa lebih mulia dengan yang lainnya,” tutupnya. (Ivan)