Dinilai Tidak Transparan Gunakan Dana DAU, 3 LSM Akan Adakan Aksi di Kantor Kecamatan Neglasari
MAHARDHIKAnews.com KOTA TANGERANG, — Tahun 2023 ini masing masing kelurahan di Kota Tangerang telah melaksanakan kegiatan yang di biayai oleh dana DAU (Dana Alokasi Umum) Kota Tangerang. Mulai pengerjaan Paving Block, drainase, maupun pencegahan stunting. Namun sayang, dalam pelaksanaannya terlihat tidak sesuai dengan yang diharapkan, meski Pokmas setempat dilibatkan, namun ada beberapa kegiatan yang dilaksanakan oleh pihak kontraktor, seperti yang terjadi di kecamatan Neglasari
Camat Neglasari sendiri selaku pengguna anggaran, saat ditanya terkait DAU terlihat slow respon dan tidak mau di kritik oleh masyarakat. Hal ini dinilai tidak transparan oleh LSM Rembuk.
“Sebagai pemimpin seharusnya amanah dan mendengar suara dari masyarakatnya, bukan menghindar.”
*Dan jika memang tabiatnya seperti kami beserta masyarakat akan datangi kantor Kecamatan untuk meminta camat mengundurkan diri “ tegas Agus Bulet selaku wakil ketua LSM Rembuk, Kamis (23/11).
Senada LSM LIBRA menyatakan sebagai Camat dan sebagai PA apakah tidak mengerti atau belagak pilon terkait kegiatan tersebut, bagaimana ceritanya Pemasangan Paving Blok Panjang 500 Meter untuk 7 kelurahan bernilai Rp. 180.000.000, dari mana menghitungnya ?.
Seharusnya, kegiatan tersebut dalam hitungan yang sebenarnya biaya per meter adalah Rp. 143.000, emang uang kelebihannya dikemanakan dan pekerjaannya mempergunakan pihak ketiga, yang seharusnya oleh masyarakat setempat.
Sedangkan LSM Libra menegaskn bahwa masyarakat butuh sosok Camat yang transparan.
“Kami butuh Camat yang terbuka dan transparan kepada masyarakatnya, dan jika memang seperti ini terus,… lebih baik mengundurkan diri karena masih banyak putra daerah yang siap menjadi pemimpin didaerah kami,” tandas Boy selaku ketua LSM Pamungkas. (Jun / Tim)






