April 17, 2026

DKM Masjid Besar Al Awwabin Desa Tanjungmekar Gelar Gema Tadarus Ramadhan 1447 H 

IMG-20260224-WA0117
Spread the love

MAHARDHIKAnews.com KAB. KARAWANG, — Tadarus atau membaca Al-Quran adalah salah satu amalan yang sangat dianjurkan untuk dilakukan selama bulan Ramadhan. Ada beberapa keutamaan yang terkait dengan tadarus di bulan Ramadhan, antara lain:

Pahala yang berlipat ganda: Setiap amalan kebaikan yang dilakukan selama Ramadhan akan mendapat pahala yang berlipat ganda. Dalam hal tadarus, pahala yang didapat akan berlipat ganda menjadi lebih besar daripada membaca Al-Quran di bulan-bulan lain.

Menjadi penghapus dosa: Dalam sebuah hadits disebutkan bahwa tadarus di bulan Ramadhan akan menjadi penghapus dosa bagi orang yang melakukannya dengan penuh keikhlasan dan ketulusan.

Mendapatkan keberkahan: Bulan Ramadhan adalah bulan yang penuh dengan keberkahan. Oleh karena itu, tadarus di bulan Ramadhan akan mendatangkan keberkahan yang lebih besar dari pada tadarus di bulan-bulan lain.

Mendapatkan syafaat dari Al-Quran: Dalam sebuah hadits disebutkan bahwa Al-Quran akan datang sebagai syafaat bagi orang yang rajin membacanya. Oleh karena itu, semakin rajin tadarus di bulan Ramadan, semakin besar pula peluang untuk mendapatkan syafaat dari Al-Quran.

Menjadi lebih dekat dengan Allah SWT: Tadarus adalah cara untuk mengingat Allah dan mendekatkan diri kepada-Nya. Dengan rajin tadarus di bulan Ramadhan, seseorang akan semakin dekat dengan Allah dan mendapatkan keberkahan serta kebahagiaan yang dijanjikan oleh-Nya.

Ketua Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Masjid Besar Al-Awwabiin, Ust. Dedi Muhtar, S.Ag mengatakan, dengan keutamaan-keutamaan tersebut di atas, tak heran bila kaum muslimin muslimat di bulan Ramadhan 1447 H tahun ini, meningkatkan ibadahnya baik kualitas maupun kuantitas. Demikian pula dengan jamaah Masjid Besar Al-Awwabiin, Dusun Kalijaya RT.001 RW.002, Desa Tanjungmekar, Kecamatan Pakisjaya, Kabupaten Karawang,” tutur Ketua DKM.

Tak hanya itu, pada bulan Ramadhan ini berbagai kegiatan keagamaan ditingkatkan. Setiap selesai melaksanakan shalat tarawih dan witir, jamaah baik anak-anak, remaja, dan dewasa. Laki-laki dan perempuan bertadarus secara berjamah.

“Kegiatan tadarus ini dibimbing oleh dewan guru dari Dusun Kalijaya antara lain; Ust. Abdul Khayyi, S.Pd., Ust. Abdul Wano, dan Ust. Burhan,” tambahnya.

Dalam kegiatan tadarus rutin tersebut, Remaja Masjid (Irma) setiap hari mengumpulkan shodakoh dari 18 rumah di seputar Dusun Kalijaya. Uang atau makanan tersebut dikumpulkan untuk dihidangkan pada saat selesai tadarus Al-Qur’an bersama seluruh jamaah masjid.

Insyaallah jika nanti terdapat saldo di kas DKM nantinya akan dimanfaatkan untuk acara khataman Al-Qur’an di penghujung Ramadhan.

“Kegiatan tadarus di bulan Ramadhan tidak hanya dilakukan setelah tarawih, namun juga dilakukan pagi hari setelah selesai menjalankan ibadah shalat subuh. Di antara jamaah Masjid Besar Al-Awwabiin, yang bertadarus yaitu, Ust. Dadang S Manaf,” jelasnya, Rabu (25/2).

Diharapkan, setelah Ramadhan usai nanti, kegiatan-kegiatan tersebut terus berjalan sehingga Ramadhan menjadi waktu untuk pembiasaan ibadah yang akan terus-menerus dilakukan selama 11 bulan setelah Ramadhan.

Dengan demikian, akan semakin meningkat keimanan dan ketakwaan kaum muslimin muslimat Desa Tanjungmekar sebagaimana visi desa yakni Membangun Desa Bersama Rakyat Untuk Kemajuan Desa Tanjungmekar Yang Beriman Dan Bermartabat. (D-Hunter)