Memiliki Daya Tarik, Masjid Perahu Di Karawang Jadi Destinasi Wisata Religi Baru
MAHARDHIKAnews.com KAB. KARAWANG, — Masjid Jami Jati Al Mukaromah yang berbentuk perahu, terletak di Kampung Ciwaru, Desa Srikamulyan, Kecamatan Tirtajaya, Kabupaten Karawang ini menjadi daya tarik tersendiri. Pasalnya, masjid perahu ini dijadikan tempat wisata religi baru oleh pengunjung yang akan berlibur ke Pantai Sedari.
Keunikan bangunan tersebut menjadikan masjid ini sebagai destinasi wisata religi baru, khususnya bagi pengunjung yang hendak berlibur ke kawasan Pantai Sedari Karawang. Sejak viral di media sosial, masjid berlantai tiga ini semakin ramai dikunjungi dan dinilai siap menjadi ikon wisata religi baru di Karawang.
Salah seorang pengunjung, Miya (45), warga Kecamatan Pakisjaya Kabupaten Karawang, mengaku tertarik datang setelah melihat unggahan di media sosial.
“Awalnya melihat dari media sosial, ternyata aslinya lebih bagus. Selain bisa beribadah, kami juga bisa menikmati pemandangan alam yang indah dari lantai dua maupun lantai tiga masjid,” ujarnya, Minggu (11/1/2026).
Pengunjung lainnya, Muhtar Hidayat (47), menilai mesjid ini cocok dijadikan tempat wisata religi bersama keluarga.
“Anak-anak senang karena bisa naik ke lantai atas seperti sedang berada di atas sebuah perahu. Tempatnya juga bersih dan nyaman,” katanya.
Sementara itu, pendiri Masjid Perahu, H. Sadi Samsoleh, menjelaskan bahwa desain masjid ini terinspirasi dari kisah Nabi Nuh AS, tentang kapal besar yang menyelamatkan manusia dan makhluk hidup lainnya dari peristiwa banjir besar.
“Tujuan saya membangun masjid ini adalah untuk mengajak masyarakat mengingat Allah SWT melalui sejarah peradaban Islam yang pernah terjadi pada Nabi Nuh AS,” ujar H. Sadi.
Ia menjelaskan, sejauh ini pembangunan masjid yang baru mencapai 85 persen telah menghabiskan dana pribadi nya kurang lebih Rp7 miliar. Estimasi biaya hingga bangunan masjid itu rampung 100 persen akan menghabiskan sekitar Rp10 miliar.
“Kami berharap dengan adanya masjid yang saya bangun bisa menjadi pusat peradaban agama Islam bagi warga sekitar dan menjadi daya tarik karena letaknya berdekatan dengan wisata Pantai Sedari,” ucapnya.
Rencana kedepan, di sekitar masjid akan dibangun pula sebuah taman untuk sarana dan prasarana dalam proses belajar dan mengajar mengaji.
“Sekitar masjid ini rencananya ingin membangun taman juga, sehingga anak-anak bisa belajar Al-Quran dan Insyaallah nantinya akan ada guru pengajar dari Kairo (Mesir) untuk mengajar di sini,” pungkasnya. (D-Hunter)






