Juli 2, 2026

Sejumlah Pemuka Agama dan Tokoh Masyarakat, Hadiri Peringatan 100 Hari Wafatnya KH. Ahmad Misbah

IMG-20260702-WA0093
Spread the love

MAHARDHIKAnews.com KOTA TANGSEL, — Peringatan acara 100 hari, mengenang wafatnya KH. Ahmad Misbah yang dilaksanakan dikediamannya, Komplek Puri Bintaro Hijau, Pondok Aren Tangsel, berjalan penuh khidmat dan dipenuhi kehadiran para ulama dan tokoh masyarakat setempat.

Acara yang berisikan pembacaan surat Yasin, tahlil dan tausiyah agama ini, dinikuti dengan tertib oleh semua yang hadir dalam acara ini, Kamis (02/07).

KH. Muntasir selaku perwakilan dari tuan rumah menyampaikan rasa terimakasihnya atas kehadiran para hadirin dan para tokoh agama dan masyarakat yang hadir di acara ini.

“Semoga kehadiran bapak dan ibu sekalian Allah balas dengan pahala yang berlipat ganda, dan berkat do’a yang kita panjatkan Allah terima bagi Almarhum,” ujarnya.

“Allah berikan beliau ( KH. Ahmad Misbah ) kehidupan yang lebih baik dan mulia disisiNYA,” lanjut KH. Muntasir.

Salah satu tokoh agama yang hadir, nampak Sekjen MWC NU Pondok Aren, Dr. Odang Ruslani dan rombongan.

Selepas acara, pada awak media, dia mengatakan bahwa KH. Ahmad Misbah merupakan salah satu tokoh penting bagi NU di Tangsel.

“Beliau itu orang yang tawadhu, dan ramah pada siapa pun. Meski beliau sebagai ketua LDNU di PC NU Tangsel, tapi dia juga mau mengurusi ranting di Pondok Aren,” terang DR. Osang.

Baginya, KH. Ahmad Misbah tak hanya seorang guru dan pemuka agama, tapi juga sahabat yang baik, penggerak NU yang aktif dan mau bekerja keras untuk NU.

“Kami suka diskusi bila bertemu, dia kawan yang baik dalam bergaul dan mau kenal dengan siapa saja tanpa pandang bulu,” imbuhnya.

Senada, Pimpred Mahardhikanews.com, M. Irfansyah atau Ivan Abatasa yang juga sering aktif di acara keagamaan, menyatakan pengalaman yang sama.

“Iya betul, beliau memang tawadhu, meski memiliki gelar yang banyak, tapi ramah dengan siapa pun. Kami tentu sangat kehilangan beliau,” katanya.

Tambah Ivan, dirinya sering kali bertemu dengan KH. Ahmad Misbah tanpa sengaja di beberapa acara keagamaan, dan sering kali dia lebih dulu menyapa jika kita pas tak melihatnya.

“Dia salah satu tokoh agama panutan saya dalam bergaul. Meski memiliki kedudukan tinggi sebagai ketua LDNU, dan gelar akademisi yang banyak, namun tetap ramah dan rendah hati dalam kesehariannya,” tambah Ivan. (Jun)