Kepengurusan PWI LS Tangerang Raya Resmi Dibentuk, KH. Nur Effendi Ar-Rasyid Didapuk Jadi Ketua
MAHARDHIKAnews.com KOTA TANGSEL,- KH. Mohammad Yusuf Prianadi Wakil Pembina Pusat Perjuangan Walisongo Indonesia Laskar Sabilillah ( PWI LS ) Daerah Banten, mengukuhkan Jajaran Pengurus PWI dan Panglima Laskar Sabililah Tangerang Raya Pimpinan KH. Nur Effendi Ar- Rasyid SH.,MH., dan Panglima Laskar KH. Muslim dengan cara penyerahan Bendera Pataka PWI LS secara simbolis di Pondok Pesantren As-Sa’adah Tangsel, Ahad (23/06/24).
Dalam Kesempatannya KH. Nur Effendi mengungkapkan bahwa, PWI LS Tangerang Raya adalah bentuk kecintaan kita kepada leluhur kita yang merupakan bagian dari tokoh tokoh pejuang kebenaran dan sekaligus pejuang kemerdekaan.
“Kita semua adalah keturunan daripada pejuang dan di sinilah mengapa kita kumpulkan para orang-orang baik untuk tujuan yang baik-baik. Bukan untuk merasa benar sendiri tetapi lebih meluruskan yang benar berdasarkan kajian ilmiah dan tentunya juga keterangan sejarah,” ungkapnya.
Kemudian lanjutnya, Alhamdulillah Allah takdirkan seorang Ulama muda pilihan yang bisa membuat sebuah keterangan ilmiah dengan tesisnya, juga keterangan sejarah dengan pengetahuan kitab-kitab sejarah nasab, dan bisa membuktikan bahwa temuannya sampai saat ini belum terbantahkan.

“Kesimpulannya PWI LS sangat berkeyakinan dan harus punya keyakinan bahwa keterangan keilmuannya Kyai Imad adalah benar. Ini sekaligus membuat kita yakin untuk tetap bisa saling menjaga terhadap perjuangan luhur Walisongo di Indonesia” tandasnya.
Selain untuk menjaga perjuangan luhur Walisongo juga tentunya menjaga kedaulatan NKRI dari rongrongan pihak-pihak yang merusak keutuhan dan pilar pilar kebangsaan.
“Bagaimanapun empat pilar kebangsaan adalah sebuah konsep yang di rumuskan tokoh tokoh Nusantara,” pungkasnya.
Tampak hadir dalam acara pelantikan PWI Tangerang Raya antara lain, DR KH. Imaduddin Al Bantani, KH Akhmad Ghozali, Ustadz Didin Syahbuddin, dan jajaran pengurus PWI Tangerang Raya serta Sekjen PWI Tangerang Raya H. Ade Adiyansyah, dan juga KH. Didin Taqiyuddin yang merupakan cucu dari Raden Arya Wasangkara pendiri Tangerang. (Cholik)






