Laskar Sabilillah Kawal Ulama Nusantara dan Pakunya Banten, KH. Nur Effendi Rasyid; Kami Siap Jaga Luar Dalam
MAHARDHIKAnews.com KAB. TANGERANG, — Pengawalan Pasukan Elit Laskar Sabilillah terhadap Abuya Muhtadi dan KH Imaduddin Al Bantani, sebagai Ulama Nusantara dan Paku nya Banten akan terus di jaga luar dan dalam, seperti saat menghadiri pernikahan anak dari KH. Abdul Mu’thi Rais Syuriyah PC NU Tangerang, di Pondok Pesantren Raudlatussalam Cimone, Jum’at (19/07/24) .
Setelah terbentuknya Pengurus Perjuangan Wali Songo Laskar Sabilillah ( PWI LS)Tangerang Raya, kami juga bentuk Pasukan Elite Laskar Sabilillah Tangerang Raya, ini semata untuk pengawalan dan pengamanan kepada Pakunya Banti dan Ulama Nusantara, seperti Abuya Muhtadi dan KH. Imaduddin Utsman Al Bantani yang saat ini hadir dalam acara Pernikahan Putra putri dari KH. Abdul Mu’thi di Pondok Pesantren Raudlatussalam Cimone, ”Ujar KH. Nur Efendi Rasyid, Ketua PWI LS Tangerang Raya.
Salah satu Visi dan Misi PWI LS adalah membentuk Pasukan Elit guna pengamanan, pengawalan serta menjaga Marwah Ulama Ulama Nusantara khususnya terhadap KH. Imaduddin Ustman Al Bantani yang telah berani memaparkan tesis ilmiah nya tentang keturunan Ba’alawi, bahwa mereka ini bukanlah keturunan dari baginda Nabi besar Muhammad SAW.” Lanjut Kiyai Haji Nur Effendi Rasyid, Ketum PWI LS Tangerang Raya.
Kemudian lanjutnya menambahkan, “Kita akan jaga akana Kawal bahkan bisa kita tebas siapapun yang sengaja membuat propaganda kebencian atau gerakan gerakan represif kepada Ulama ulama Nusantara, khususnya kepada Kyai Imaduddin Utsman Al Bantani yang menjadi tokoh pendobrak Bangkitnya Ulama Nusantara dengan tesis ilmiah nya” pungkas KH. Nur Effendi Rasyid tegas.

Sementara di tempat yang sama, Gus Muslim Mahfud selaku Komandan Pasukan Elit Laskar Sabilillah Tangerang Raya menyampaikan bahwa, Dibentuknya Laskar ini bukan bermaksud untuk bergaya gagah gagahan, tetapi lebih bertujuan untuk membela, melindungi karya ilmiah nya kyai kyai kampung yang sering di persekusi oleh para pengikut kaum Ba’alawi atau Muhibbin yang taklid buta.
Dan di dalam hal ini pernah terjadi di masa masa yang lalu, apalagi saat saat baru KH. Imaduddin memaparkan hasil penelitian tesis nya, bahwa keturunan Ba’Alwi bukanlah keturunan Rasululloh Nabi Besar Muhammad SAW.
“Pada prinsipnya sih Laskar Sabilillah di bentuk di seluruh Indonesia itu tidak untuk mencari musuh, tidak mencari masalah tetapi lebih melindungi keamanan dan kenyamanan Ulama Nusantara terhadap gangguan para Muhibbin, namun jika para Muhibbin ataupun dari kalangan Habib Ba’alawi yang dengan sengaja mencari masalah dengan mempersekusi Kiyai kiyai kampung seperti Kiyai Imaduddin, maka kami akan bergerak untuk melawan menjaga nya, ” pungkas Gus Muslim. (Cholik)






