Mei 26, 2026

Majelis Taklim Nurul Mahabbah Gelar Tarhib Ramadhan dan Haul KH. Abu Naim

IMG-20240303-WA0069
Spread the love

MAHARDHIKAnews.com TANGSEL, – Majelis Taklim Nurul Mahabbah yang merupakan Majelis khusus wanita jama’ah majelis dzikir dan sholawat Zawiyah Haqqul Mubin (ZHM), laksanakan Tarhib Ramadhan sekaligus Tawaqufan dan Haul KH Abu Naim di Pendopo ZHM Jl. Lelie Bukit Nusa Indah Serua Ciputat pada Minggu pagi (02/03).

Nampak mengisi acara ini Pimpinan majelis ZHM dan Nurul Mahabbah Ustadzah Devi Haqqani, Ustadzah Juriah Rusdi dan Umi Thoyibah dengan iringan tim hadroh Akhwat Darussurur Bani Djamali Na’im Bandung.

Acara diawali dengan dzikir Khatam Khawajagan yang dilanjutkan dengan maulid Nabi Muhammad SAW dan pembacaan Manaqib/kisah kehidupan KH. Abu Naim.

KH. Djamali Naim atau yang biasa disebut Abuya Naim adalah salah seorang tokoh agama Islam asal Bandung. Pondok pesantrennya sangat terkenal di Cileunyi Bandung, Jawa Barat.

Dalam hidupnya KH. Djamali Naim membaktikan hidupnya untuk dunia pesantren. Dirinya dikenal sebagai ahli sholawat. Dalam kesehariannya dia tak pernah lepas baca sholawat Dalail Khoirot karangan Imam Muhammad Bin Sulaiman Djazuli dan Basyaril Khoirot karangan Sulthonil Auliya Syekh Abdul Qodir Jilani Ra.

Dirinya juga sering jadi bahan rujukan untuk segala macam persoalan agama. Ilmunya yang mumpuni berkat belajar ke berbagai Pesantren membuatnya bak perpustakaan berjalan. Banyak orang yang datang menemuinya untuk menanyakan sebuah perkara ilmu.

“Beliau kadang hanya memberikan refrensi buku atau kitab untuk sebuah persoalan. Dan beliau tahu persis baik judul kitab hingga halamannya atas masalah tersebut” ungkap salah seorang jamaa’ah yang mengisahkan tentang masa hidupnya KH. Djamali Naim.

Pada awak media, Ustadzah Devi Haqqani yang merupakan kerabat dari Abuya Naim mengatakan bahwa selain acara tawaqufan memang dirinya sengaja melaksanakan Haul guna mengenang KH Abu Naim.

“Ini bentuk kasih sayang dan penghormatan kita pada beliau sebagai orang tua, guru dan walinya Allah, makanya kita juga haulan” ujar Devi.

Devi juga melanjutkan bahwa Tawaqufan (Berhenti Sementara) pengajian Nurul Mahabbah dalam rangka Tarhib Ramadhan (menyambut) bulan suci Ramadhan 1445 H yang akan segera datang dalam beberapa hari ini.

Acara yang dimulai sejak pukul 8.00 – 12.00 WIB ini diakhiri dengan do’a dan makan bersama. (Ivan)