Minggu, 25 Oktober 2026 Lugas – Tegas – Terpercaya
Mahardhika News
INFO TERKINI
Junjung Sportivitas di HUT ke-67 Pemuda Pancasila, PAC Benda: Kami Cari Persaudaraan Bukan Sekadar Menang LAZNAS Yatim Mandiri Kota Tangerang Sukses Gelar OMATIQ 2026 Berkat Informasi Warga, Polisi Amankan Pria dan Sita Sabu di Kampung Dumpit Dugaan Penghianatan Sejarah Lasem dan Pencemaran Nama Baik, Tokoh Budaya Jatim Lapor Polisi Silaturahmi dengan PWI se-Tangerang Raya, Tardi Paparkan Inovasi Digital Kantah Kota Tangerang Festival Anak Sholeh 2026, Ketua PCNU Tangsel: Kita Bukan Sekadar Mencari Juara, tetapi Menyiapkan Generasi Pembangun Peradaban Bantu Percepatan Penurunan Stunting Babinsa Koramil 02/Batuceper Bagikan Susu Balita Kejari Kota Tangerang Tetapkan Mantan Dirut PT APK Tersangka Baru Korupsi Sewa Boeing 737-300, Kerugian Negara Rp4,9 Miliar
Mahardhika News TV
LIVE
Beranda › Sosial › Mahardhika Premium

Akibat PJU Mati Seorang Pengendara Meregang Nyawa, Dishub Kota Tangerang Acuh

BAGIKAN ARTIKELAkibat PJU Mati Seorang Pengendara Meregang Nyawa, Dishub Kota Tangerang Acuhhttps://www.mahardhikanews.com/2024/03/03/akibat-pju-mati-seorang-pengendara-meregang-nyawa-dishub-kota-tangerang-acuh/
Akibat PJU Mati Seorang Pengendara Meregang Nyawa, Dishub Kota Tangerang Acuh

MAHARDHIKAnews.com KOTA TANGERANG, — Penerangan Jalan Umum (PJU) merupakan salah satu hal penting yang perlu hadir, baik di jalan raya maupun pemukiman. Pemerintah Kota Tangerang melalui dinas perhubungan (Dishub) sudah semestinya memfasilitasi. Namun sayang pemeliharaan PJU seperti tak jadi perhatian. Akibatnya banyak PJU mati di Kota Tangerang.

MAHARDHIKAnews.com KOTA TANGERANG, — Penerangan Jalan Umum (PJU) merupakan salah satu hal penting yang perlu hadir, baik di jalan raya maupun pemukiman. Pemerintah Kota Tangerang melalui dinas perhubungan (Dishub) sudah semestinya memfasilitasi. Namun sayang pemeliharaan PJU seperti tak jadi perhatian. Akibatnya banyak PJU mati di Kota Tangerang.

Salah satu PJU yang sudah lama mati ada di Jl. Jenderal sudirman RT 002 RW 004 Kelurahan Babakan Kecamatan Tangerang. Tepatnya dari arah Cikokol menuju Cipondoh dan Pasar Induk Tanah Tinggi.

Disini lampu penerangannya tidak berfungsi. Terutama di persimpangan jalan fly over (jembatan layang) perempatan lampu merah menuju Lapas Kelas 1A Tangerang dan Cipondoh

Lampu PJU yang seharusnya berfungsi sebagai penerang jalan, nyatanya hanya sebuah hiasan semata. Padamnya lampu PJU itu membuat para pengendara yang melintas menuju arah lampu merah tersebut kebingungan karena gelapnya jalan, sehingga pengendara dan para pengguna jalan banyak mengalami kecelakaan hingga memakan korban.

Karena lampu mati, pembatas jalan fly over menuju Cipondoh dan pasar tanah tinggi juga Puspem Kota Tangerang tidak terlihat dan mengakibatkan kecelakaan fatal.

Sering terjadi kecelakaan di wilayah ini membuat warga dan masyarakat yang melintas merasa ngeri sehingga menimbulkan rasa kekhawatiran juga trauma mendalam bagi warga saat melintasi wilayah ini.

Untuk memastikan kabar tersebut, awak media melakukan penelusuran guna memastikan kebenarannya. Salah seorang warga, Putera (24) atau lebih dikenal dengan sapaan Agus di lokasi kejadian menceritakan bahwa kecelakaan yang belum lama terjadi.

“Dari sono (dari arah cikokol) saya liat orang naek motor maen hp tiba tiba motornya menghantam terus naek ke trotoar (pembatas jalan) lalu jatoh langsung hancur kepalanya kan belah sebelah sini “, tutur agus lugu sambil memperagakan jarinya ke kepalanya saat ditemui awak media, pada Minggu (25/02).

Hal ini dibenarkan oleh beberapa temannya yang pernah melihat dan membantu terjadinya kecelakaan di area sekitar, salah satunya Rangga (21).

“Saya lagi maen game bang, tiba tiba kedengeran bunyi….. Praaaak seresseeettt…. dari sebrang jalan ada mobil pajero hitam terbalik miring ke kanan sejauh 5 meter terus saya lari ngebantuin”, jelas Rangga

Mendapati keterangan ini, awak media mengunjungi kantor Dinas Perhubungan di Jl. DR. Sitanala, RT.001/RW.001, Karang Sari, Kec. Neglasari, Kota Tangerang guna mengkonfirmasi terkait padamnya penerangan jalan umum (PJU) tersebut.

Namun sungguh disayangkan, pihak Dishub tak menerima awak media secara humanis. Pihak Dishub bersikap acuh dan tidak merespon kedatangan para awak media waktu itu, Kamis (29/02).

Atas adanya beberapa kejadian kecelakaan tersebut, masyarakat meminta kepada Pemerintah Tangerang Kota khususnya Dinas Perhubungan untuk dapat memperhatikan dan memperbaiki penerangan jalan umum (PJU) di wilayah tersebut, guna meminimalisir adanya kecelakaan yang sampai saat ini masih sering terjadi.

Hingga berita ini diturunkan, PJu di lokasi tersebut terlihat belum ada perbaikan. (Jun/Tim)