Sabtu, 12 September 2026
INFO TERKINI

Pangdam Jaya Lantik 266 Prajurit Muda, Tekankan Integritas dan Profesionalisme

September 11, 2026 · Redaksi
BAGIKAN ARTIKELPangdam Jaya Lantik 266 Prajurit Muda, Tekankan Integritas dan Profesionalismehttps://www.mahardhikanews.com/2026/09/11/266-prajurit-muda-tni-ad-resmi-dilantik-rindam-jaya/
Pangdam Jaya Lantik 266 Prajurit Muda, Tekankan Integritas dan Profesionalisme

JAKARTA, MahardhikaNews.com — Sebanyak 266 prajurit muda TNI Angkatan Darat (TNI AD) resmi dilantik setelah menyelesaikan Pendidikan Pertama Tamtama (Dikmata) Gelombang II Tahun Anggaran 2026 di Rindam Jaya/Jayakarta, Jakarta.

JAKARTA, MahardhikaNews.com — Sebanyak 266 prajurit muda TNI Angkatan Darat (TNI AD) resmi dilantik setelah menyelesaikan Pendidikan Pertama Tamtama (Dikmata) Gelombang II Tahun Anggaran 2026 di Rindam Jaya/Jayakarta, Jakarta.

Pelantikan sekaligus penutupan pendidikan tersebut berlangsung di Lapangan Candradimuka Secata Rindam Jaya, Condet, Jakarta, Rabu (9/9/2026), mulai pukul 08.00 WIB. Upacara dipimpin langsung oleh Pangdam Jaya/Jayakarta Letjen TNI Deddy Suryadi, S.I.P., M.Si.

Prosesi tersebut menjadi momentum penting bagi para peserta didik yang telah menyelesaikan seluruh rangkaian pendidikan dan selanjutnya resmi menyandang pangkat Prajurit Dua (Prada).

Dalam amanatnya, Pangdam Jaya menegaskan bahwa pelantikan bukan sekadar seremoni, melainkan penanda dimulainya fase baru dalam perjalanan pengabdian para prajurit kepada bangsa dan negara.

“Selamat kepada kalian semua yang menjadi peserta Dikmata. Kalian patut berbangga karena telah berhasil menyelesaikan pendidikan pertama Tamtama ini,” ujar Letjen TNI Deddy Suryadi saat melantik para prajurit di Lapangan Candradimuka Secata Rindam Jaya, Condet.
Awal Pengabdian, Bukan Akhir Pendidikan
Pangdam Jaya mengingatkan para prajurit muda agar tidak menjadikan penutupan pendidikan sebagai garis akhir. Sebaliknya, momentum tersebut merupakan awal dari tanggung jawab yang jauh lebih besar sebagai bagian dari institusi TNI AD.

Selama menjalani pendidikan, para siswa mendapatkan pembentukan dan pembekalan yang mencakup kemampuan teknis keprajuritan, ketahanan fisik, mental, kedisiplinan, serta pembentukan karakter.

Bekal tersebut diharapkan menjadi fondasi bagi para prajurit dalam menghadapi berbagai tantangan ketika memasuki satuan masing-masing.

Karena itu, Pangdam menekankan pentingnya menjaga integritas, disiplin dan profesionalisme dalam setiap pelaksanaan tugas.

Status sebagai prajurit TNI AD, kata dia, membawa konsekuensi berupa tanggung jawab untuk menjaga kehormatan institusi sekaligus melaksanakan tugas sesuai sumpah dan ketentuan yang berlaku.

Apresiasi untuk Orang Tua Prajurit
Dalam kesempatan tersebut, Pangdam Jaya juga menyampaikan apresiasi kepada para orang tua dan keluarga prajurit.

Kepercayaan keluarga yang memberikan kesempatan kepada putra-putranya untuk mengikuti pendidikan militer di Rindam Jaya dinilai menjadi bagian penting dari keberhasilan para prajurit menyelesaikan pendidikan.

Dukungan keluarga selama proses pendidikan menjadi salah satu kekuatan moral bagi para siswa dalam menghadapi rangkaian pembentukan yang menuntut ketahanan fisik dan mental.

Pesan Moral dari Rindam Jaya
Pesan serupa disampaikan Kasi Pam Rindam Jaya, Dadi Permana. Ia mengingatkan para prajurit muda agar tidak hanya memiliki kemampuan sebagai seorang prajurit, tetapi juga menjadikan moral dan etika sebagai landasan dalam menjalankan tugas.

“ Tingkatkan keimanan, jadilah prajurit yang bermoral dan beretika. Nilai-nilai tersebut perlu menjadi pedoman bagi setiap prajurit dalam menjalankan tugas dan pengabdian kepada bangsa dan negara,” pesan Dadi Permana.

Menurutnya, kemampuan militer harus berjalan seiring dengan kematangan moral. Integritas pribadi menjadi modal penting agar prajurit mampu menjaga kepercayaan yang diberikan negara dan masyarakat.

Sementara itu, Hartana, selaku pembina sekaligus pelatih Kompi A, berpesan agar para anak didiknya kelak menjadi prajurit yang memiliki integritas tinggi, jujur dan disiplin.

Pesan tersebut sekaligus menjadi pengingat bahwa pembentukan prajurit tidak berhenti pada kemampuan fisik dan teknis, tetapi juga menyangkut karakter serta sikap dalam kehidupan kedinasan maupun bermasyarakat.

266 Prajurit Siap Mengabdi di Satuan Masing-Masing
Setelah menyelesaikan pendidikan dan resmi dilantik sebagai Prajurit Dua, sebanyak 266 prajurit muda selanjutnya akan ditempatkan di berbagai satuan TNI AD.

Penempatan tersebut menandai dimulainya tugas dan tanggung jawab mereka sebagai prajurit yang harus siap menjalankan amanah di mana pun ditugaskan.

Bagi para prajurit muda tersebut, perjalanan sebagai anggota TNI AD baru saja dimulai. Tantangan berikutnya bukan lagi sekadar menyelesaikan pendidikan, melainkan membuktikan kualitas diri melalui disiplin, loyalitas, integritas dan profesionalisme dalam setiap penugasan.

Pelantikan di Rindam Jaya pun menjadi titik awal bagi 266 prajurit tersebut untuk mengimplementasikan seluruh nilai dan kemampuan yang telah dibentuk selama menjalani pendidikan.

Pada akhirnya, profesionalisme prajurit tidak hanya diukur dari kemampuan menjalankan tugas, tetapi juga dari sejauh mana mereka mampu menjaga kehormatan seragam, menjunjung tinggi etika dan melaksanakan pengabdian kepada bangsa serta Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Jurnalis: Tantan Su
Editor: Team Mahardhika News