Ketua Forum Keluarga Besar Kutawaluya Bersatu Heri Pramika: Dorong Percepatan Akses Ekonomi Peningkatan Jalan Kutagandok-Ciranggon
MAHARDHIKAnews.com KAB. KARAWANG, — Upaya Peningkatan Upaya peningkatan aksesibilitas guna mendongkrak pertumbuhan ekonomi daerah kembali disuarakan.
Forum Keluarga Besar Kutawaluya Bersatu mendesak Pemerintah Kabupaten Karawang melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) agar segera merealisasikan pembangunan dan peningkatan Jalan Kutagandok-Ciranggon pada tahun 2026.
Desakan ini muncul seiring kondisi infrastruktur jalan di wilayah Kutawaluya yang dinilai masih jauh dari memadai. Jalan penghubung antar desa tersebut saat ini sempit dan kurang representatif, sehingga menghambat mobilitas masyarakat serta distribusi barang dan jasa.
Ketua Forum Keluarga Besar Kutawaluya Bersatu, Heri Pramika, menyampaikan apresiasinya terhadap rencana pemerintah daerah yang memasukkan peningkatan jalan Kutagandok-Ciranggon dalam agenda pembangunan. Namun, ia menegaskan bahwa realisasi program tersebut tidak boleh berlarut-larut.
“Perencanaan sudah ada, dan itu patut diapresiasi. Tapi yang lebih penting adalah percepatan realisasi di lapangan. Kondisi jalan saat ini memang membutuhkan penanganan serius,” ujarnya.
Heri memaparkan, ruas jalan yang dimaksud membentang dari wilayah timur di Desa Sindangkarya, yang berbatasan dengan Kecamatan Rawamerta, hingga ke wilayah barat meliputi Desa Kutagandok dan Kutakarya yang berbatasan dengan Kecamatan Rengasdengklok. Di sepanjang jalur tersebut, terdapat sejumlah desa seperti Sindangmulya, Sampalan, dan Waluya yang sangat bergantung pada akses jalan tersebut.
“Jalan ini menjadi urat nadi aktivitas warga. Kalau kondisinya sempit dan rusak, tentu akan menghambat roda perekonomian masyarakat di pelosok,” tegasnya.
Ia juga mendorong anggota DPRD Karawang dari daerah pemilihan (dapil) II untuk turut mengawal dan memperjuangkan agar program peningkatan jalan tersebut benar-benar terealisasi pada tahun anggaran 2026.
Senada dengan itu, Dewan Pembina Forum Keluarga Besar Kutawaluya Bersatu, Sopyan, menyoroti dampak ekonomi yang akan dirasakan masyarakat apabila akses jalan diperbaiki. Menurutnya, infrastruktur jalan yang baik tidak hanya meningkatkan konektivitas, tetapi juga mampu menekan biaya transportasi dan distribusi.
“Dengan jalan yang lebar dan bagus, kendaraan bisa lebih efisien. Biaya transportasi turun, risiko kerusakan kendaraan berkurang, dan distribusi barang menjadi lebih cepat serta murah. Ini tentu berdampak langsung pada peningkatan ekonomi masyarakat,” jelasnya.
Sopyan berharap, rencana peningkatan jalan tersebut tidak berhenti pada tahap wacana semata, melainkan benar-benar diwujudkan melalui langkah konkret pemerintah daerah.
“Harapan kami sederhana, jangan hanya jadi rencana. Masyarakat butuh bukti nyata di lapangan,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas PUPR Karawang, H. Rusman, saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp pada Sabtu, 04 April 2026, menyampaikan bahwa pihaknya akan terlebih dahulu melakukan pengecekan kesiapan program tersebut di bidang terkait.
“Untuk program tersebut, kesiapannya akan saya cek dulu ke bidang jalan. Insyaallah, mudah-mudahan tahun ini bisa terealisasi,” singkatnya.
Dorongan dari masyarakat ini menjadi sinyal kuat bahwa pembangunan infrastruktur, khususnya di wilayah pelosok Karawang, masih menjadi kebutuhan mendesak. Pemerintah daerah diharapkan mampu menjawab harapan tersebut melalui percepatan realisasi program yang tepat sasaran dan berkelanjutan.
(D-Hunter)






