Mei 24, 2026

Majelis Taklim Laduni Tampil Memukau Saat Bawakan Rawi Syaroful Anam, di Perayaan Maulid Nabi MWC NU Pondok Aren

1757182183680
Spread the love

MAHARDHIKAnews.com PONDOK AREN,  Majelis Taklim Laduni dibawah pimpinan A. Fauzi G. Attingsily, tampil memukau di acara Perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW yang di gelar oleh MWC NU Pondok Aren, di Omah Singgah NU Al Fath, Sabtu (05/09), membawakan Rawi Maulid Nabi Syariful Anam.

Rawi atau kitab Maulid Syaroful Anam, saat ini memang sudah jarang dilantunkan saat acara maulid, dibandingkan dengan Rawi yang lainnya. Kebanyakan pelaksana Maulid Nabi membawakan Rawi lain seperti Al Barjanzi, Ad Diba’i dan Simtuddhuror.

Ini berbanding terbalik dengan zaman sebelumnya, karena pada saat dahulu, Rawi Syaroful Anam ini banyak dibawakan pada tiap acara Maulid, sebagaimana dijelaskan oleh pimpinan Majelis Taklim Laduni, A. Fauzi.

“Maulid Syaroful Anam ini, dahulu sering di bawakan oleh beberapa tokoh agama di beberapa wilayah di Pondok Aren dan sekitarnya. Seperti wilayah Jurangmangu, Ceger, Cipadu, Gaga, Ciledug termasuk tentunya Pondok Jati,” ujarnya.

Dia sendiri mengaku belajar baca Rawi dengan irama Melayu ini melalui abahnya DR. H. Abdul Ghani dan Abahnya belajar dari Gurunya Mu’allim Simar Pondok Jati.

“Irama Rawi iniemang berbeda dengan yang lainnya. Ini terlihat dari iramanya” imbuhnya A. Fauzi.

“Dari irama, jawab irama, jawab koor, dan ritme serta iringan musiknya, Rawi ini hanya bisa di iringi dengan rebana ketimpring saja. Karena itu setiap kita anggota yang baca, di tuntut harus memegang Rawi (Kumpulan Maulid yg terhimpun dalam Majmu’Syarif),” tambah Fauzi

Alumni Ponpes Jam’iyah Islamiyah Pondok Aren ini berharap, Rawi ini bisa terus dilestarikan oleh generasi muda. Karena itu dia bersama dengan Majelis Taklim Laduni mengamalkannya bersama anggota yang lain.

“Irama maulid ini adalah warisan ajaran para leluhur, buyut, kakek & orangtua kami di Pondok Jati, oleh karenanya sebagai generasi penerus, kami akan terus ber-ikhtiyar menjaga serta melestarikannya, merujuk kepada Kaidah “Al-muhafadzoh ‘alal qodiymish Sholih, wal akhdju biljadiydil ashlah,” pungkasnya.

Hadir dalam acara ini, Ketua Tanfidziyah PCNU Tangsel KH. Abdulah Mas’ud, anggota dewan PKB DPRD Tangsel sekaligus ketua Kaderisasi PCNU Tangsel Ahmad Andi Wibowo, anggota dewan Hj Rohani dan Sekretaris PKB Pondok Aren sekaligus Sohibul Ma’had Omah Singgah NU Al Fath Ridwan Sofwan.

Para pengurus MWC NU Pondok Aren seperti Ketua Tanfidziyah H. Fathur Rahman dan Ketua Syuriahnya KH. Muhammad Toha dan jajaran. Para Pengurus Ranting ( PRNU ) se-Pondok Aren dan jama’ah umum. (Ivan)