Lindungi Anak Santri dari Gelar ‘Mantan Hafiz,’ Omah Singgah Yatim NU Al Fath Ajak Para Hafiz Ngaji Bersama
MAHARDHIKAnews.com KOTA TANGSEL, — Peduli pada generasi penghafal Al Qur’an atau Hafiz, pemilik dan pengelola Omah Singgah Yatim NU Al Fath H. Faturrahman ajak para santriwati penghafal Al Qur’an belajar bersama.
Hal itu dinyatakannya saat memberikan sambutan dalam acara Ngopi Bareng Pengurus MWC NU dan Ranting se-Pondok Aren di kediamannya Kyai Choirul Anam.
“Kalo untuk acara Maulid atau majelis dzikir, saya kira kita sudah banyak ya. Tapi kalo majelis Khataman Al Qur’an rasanya masih jarang” ucap H. Fatur mengawali ide dan gagasannya dalam memberikan ruang dakwah bagi para pengurus NU di Pondok Aren.
Dia mengatakan bahwa banyak para santriwan dan santriwati yang bergelar mantan Hafiz. Semua itu disebabkan karena budaya kehidupan mereka berbeda saat di rumah dan saat masih di ponpes.

“Para hafiz yang sudah memiliki hapalan entah itu 2 atau 3 Juz, dan bisa jadi sudah puluhan juz, menjadi lupa dan hilang hapalannya karena tidak lagi mengasah ilmunya saat mereka sudah pulang ke rumah dan lepas dari pondok” imbuhnya.
Lanjut H. Fathur, Omah Singgah
Yatim NU Al Fath menfasilitasi para Hafiz itu untuk belajar bersama, dengan para guru yang sudah disiapkan olehnya. Hampir setiap hari mereka belajar bersama.
“Kita ada Ustaz dan ustazah yang siap membimbing mereka untuk mengasah kembali hapalannya secara bersama-sama. Karena cara ini bisa membuat para santri lebih semangat dari pada mereka belajar sendiri di rumah” tambahnya.
Omah Singgah yang terletak di Jl. Garuda no 107 A Jurangmangu TimurĀ memiliki metode yang berbeda dengan rumah Tahfidz lainnya. Jika biasanya para Tahfidz ini menggunakan metode Sima’an saja, tapi disini ditambah dengan sistem Bil ‘Ghoib atau hapalan.
“Kita memiliki metode Sima’an itu dengan Bil Ghoib, atau hapalan saja. Jadi yang membaca maupun yang menyimak kita latih tanpa membuka Mushaf” terangnya.
Sebagai motivasi bagi para kyai dan pengurus yang hadir dalam Ngopi Bareng kali ini pada acara Khataman Sima’an Bil Ghoib Al Qur’an, H. Fathur siap memfasilitasi bagi Masjid maupun majelis taklim yang hendak mengadakan Khataman Al Qur’an.
“Yang penting ada jama’ahnya dan mau mengikuti acara ini. Masalah biaya dan akomodasi lainnya, insya Allah kita bantu” pungkasnya.
Acara Ngopi Bareng yang menjadi salah satu agenda dari MWC NU Pondok Aren malam ini, Sabtu (24/08) juga membahas mengenai berbagai hal seputar kegiatan yang bisa memajukan gerakan NU di masyarakat.
“Alhamdulillah malam ini kita banyak menerima masukan dan ide kegiatan yang bisa langsung kita laksanakan. Itu artinya animo dan semangat para pengurus semakin baik dan meningkat” ujar Ustaz Annas RJ selaku sekretaris MWC NU Pondok Aren.
Dia juga berharap agar apa yang sudah diwacanakan oleh para pengurus akan semakin mengerucut, menjadi sebuah aksi nyata pada akhirnya.
“Insya Allah di Ngopi Bareng Minggu depan kita sudah bisa mengambil sebuah keputusan kegiatan apa saja yang akan kita fokuskan untuk dilaksanakan berikut tim yang melaksanakannya” tutup Ustaz Annas.
Selain pengurus MWC, nampak hadir ‘awan Syuriah PCNU Kyai Jamil, Ustadz Yusuf FHR Ketua dan Wakil Ansor-Banser PAC Pondok Aren serta para ketua Tanfidziyah Jurangmangu Barat Ustaz Ichwan yang bertindak sebagai moderator. (Ivan)






