Majelis Dzikir Akbar Hizib Bahar Bersama Abi Sobron Zayyan Kembali Meyedor Ribuan Jama’ah
MAHARDHIKAnews.com PONDOK AREN,, — Setelah sempat libur karena adanya dua hari raya, yaitu Idhul Fitri dan Idhul Adha, pengajian bulanan Dzikir Akbar pembacaan Hizib Bahar bersama Pimpinan Ponpes Al Qur’aniyah Tangsel, KH. DR. M. Sobron Zayyan SQ., MA., pun kembali di gelar.
Seperti biasa, jama’ah yang hadir selalu tumpah ruah tiap kali acara ini di gelar. Begitu pun dengan puluhan botol air mineral yang dengan setia hadir tiap kali acara ini dilaksanakan.
Aneka botol yang berisikan air mineral tersebut nampak berjejer rapi di hadapan Abi Sobron, begitulah KH. DR. M. Sobron Zayyan biasa dipanggil oleh murid dan jama’ahnya saat dirinya membacakan Hizib Bahar.
Acara yang dimulai sejak pagi pukul 6.00 – 008 WIB tersebut, nampak berjalan tertib dan rapih, meskipun jama’ah yang hadir memenuhi ponpes ini, hingga ke lorong-lorong jalan.
Dengan busana berwarna putih, majelis dzikir ini nampak terasa berbeda dengan pengajian biasa, Minggu (14/06).

Lautan manusia yang mulai hadir memenuhi lokasi sejak hari masih gelap tersebut, bagaikan kumpulan jama’ah haji yang sedang melaksanakan ibadah di tanah suci Mekkah.
Tak ketinggalan pula, para ulama dan habaib yang menghadiri acara ini. Mereka nampak memenuhi ruangan utama, yang disediakan khusus bagi mereka di ruang tamu Abi Sobron.
Usai pembacaan ayat – ayat suci Al Qur’an berkumandang, dan pembacaan Hizib Bahar secara bersama yang dipimpin oleh Abi Sobron pun selesai, maka tausiyah agama pun diberikan.
Dalam tausiyahnya kali ini, Abi Sobron mengingatkan para jama’ah tentang hubungan mereka dengan sang pencipta, Allah Subhanahu Wata’ala.
“Di tengah kesibukan kita tentang urusan dunia yang begitu banyak, mari kita koreksi, mari kita introspeksi, sudah seberapa dekatkah kita dengan Allah Ta’ala ?,” ucapan Abis Sobron memulai tausiyahnya.
“Itu bisa kita ketahui dan kita rasakan, dengan memeriksa bagaimana kedudukan Allah Subhanahu Wata’ala, dzat sang Maha Kuasa ada dalam hati kita,” imbuhnya.
Lanjut Abi Sobron, bahwa mengetahui kedudukan Allah di dalam hati itu sangat penting, karena itu akan mempengaruhi amal perbuatan kita sehari-hari.
“Jika Allah ada di dalam hati kita, kita selalu merasa bersama dengan Allah, maka pasti perbuatan kita pun akan selalu berusaha mematuhi aturan-aturan yang Allah berikan,” urainya.
Melalui tausiyah ini, Abi Sobron mengajak kepada para jama’ah, agar selalu rajin berdzikir agar selalu ingat Allah, sehingga hidup ini pun menjadi tenang, aman dan nyaman.
“Luangkan waktu kita meski sebentar untuk berdzikir. Kalo bisa setiap habis sholat, tapi kalo tidak bisa minimal malam menjelang tidur kita berdzikir agar hati ini selalu dekat dengan Allah,” pungkasnya. (Ivan)






