Berikan Tanda Bakti Pada Orang Tua Setelah Meninggal, Gus Andi Wibowo Gelar Tahlilan Malam Ke 7 (Almh) Hj. Siti Ariyanti
MAHARDIKAnews.com KOTA TANGSEL, — Dalam upaya membantu anggota keluarganya setelah meninggal dunia, maka sebagian besar umat Islam di Indonesia melaksanakan tradisi pembacaan do’a atau dikenal dengan istilah Tahlilan.
Tahlilan ini sendiri berlangsung selama beberapa hari, tergantung kemampuan dari keluarga yang meninggal dunia. Ada yang hanya 3 kali, 7 kali bahkan ada yang sampai 40 kali.
Salah satu umat Islam yang melakukan ritual itu adalah Ahmad Andi Wibowo atau yang biasa dipanggil Gus Andi. Anggota dewan Komisi 2 dari PKB di DPRD Tangsel ini melaksanakan acara Tahlilan malam ke 7 meninggal nya ibu (Almh) Hj Siti Ariyanti, yang merupakan ibu mertuanya.
Acara yang dilakukan dikediamannya Komplek Grand Puri Serpong (GPS) Serua Tangsel setelah sholat taraweh tersebut, dihadiri oleh puluhan ulama dari berbagai pelosok Tangsel dan jama’ah umum, Rabu ( 26/03 ).

Nampak hadir dalam acara ini, Ketua Syuriah PKB Tangsel, Kyai Tafsir Munir, pimpinan Ponpes Kun Fayakun Kyai Wiro, panglima Dakil (Dakwah Keliling) Kyai Hasan Asari Oramahi dan banyak lagi.
Dalam sambutannya, Gus Andi mengucapkan banyak terima kasih atas kehadiran para ulama dan Kyai, yang hadir mengikuti acara ini.
“Terima kasih atas kehadiran para guru, para assatidz, ulama dan Kyai yang menyempatkan diri untuk hadir di acara ini, meski hari sudah mulai larut malam,” ujarnya.
Dia juga berharap semoga kehadiran para guru dan jama’ah yang mengikuti acara ini, bisa menjadikan wasilah diampuni nya dosa (Almh) Hj. Siti Ariyanti dan mendapatkan kehidupan yang lebih baik di alam kuburnya.
Selain dari pada pembacaan Yasin dan Tahlil, acara juga di isi dengan tausiyah agama oleh Ustadz Muda M. Ichwan dari Pondok Aren dan Kyai Ismail dari Ciputat.
Usai di tutup dengan do’a, acara pun dilanjutkan dengan makan bersama dan ramah tamah. (Ivan)






