Anggota Dewan Terpilih PKB Gus Andi : Generasi Muda NU Harus Mampu Menguasai Dunia Digital
MAHARDHIKAnews.com TANGSEL, – Anggota dewan terpilih untuk DPRD Tangsel di Pileg 2024 dari partai PKB Ahmad Andi Wibowo mengatakan bahwa, generasi muda Nahdlatul Ulama (NU), harus mampu menguasai dunia digital di era sekarang ini.
Pernyataan itu diungkapkannya seusai foto bersama dengan wakil walikota Tangsel Pilar Saga di acara Literasi Digital, Graha Aswaja NU Center Tangsel pada Selasa (02/04), yang dilaksanakan oleh Kominfo RI, PBNU dan LDNU.
“Saat ini semua sudah serba digital. Kehidupan kita sudah dipenuhi oleh berbagai aneka transaksi digital hingga ke dunia dakwah” ujarnya.
Dia menambahkan bahwa dunia saat ini semakin kecil saja, karena semua akses bisa kita dapat hanya dengan sebatas pangkal lengan kita saja saat memegang hand phone atau pun laptop.

“Menguasai dunia digital tentu saja memerlukan ilmunya, karena di era digital ini antara yang baik dan buruk sudah menyatu dalam sebuah alat komunikasi dan tekhnologi. Tinggal bagaimana kita memilahnya” papar Gus Andi.
Adanya Literasi Digital ini diharapkan bisa dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya oleh generasi muda NU, khususnya yang bergerak di bidang dakwah. Karena dakwah saat ini lebih di dominasi dengan cara digital dibanding pertemuan tatap muka seperti dahulu.
“Saat ini semua informasi sudah sedemikian mudah, termasuk mengakses ilmu-ilmu agama. Namun tidak semua yang terjun di bidang agama ini adalah ahlinya dan memiliki ilmu yang cukup untuk berdakwah” katanya.

Keadaan seperti ini tentu sangat beresiko bagi orang awam dan pemula yang baru belajar agama. Karena bisa jadi mereka salah dalam memilih guru, saat belajar agama.
“Disinilah peran generasi muda NU mengisi pangsa pasar ini, karena jangkauan dakwah semakin luas dan sekaligus bisa melindungi umat dari ajaran yang sesat atau tak sesuai dengan syariat yang semestinya” tambah Gus Andi.
Dalam Literasi Digital ini selain dari pada pengenalan pada dunia digital, juga diberikan tips dan trik untuk membuat konten dakwah, agar para peserta bisa ikut meramaikan dunia medsos dengan hal-hal yang bermanfaat.
“Yang penting memiliki ilmu yang cukup dan mengetahui cara menggunakan tekhnologi digital. Semoga dengan semakin banyaknya para Da’i NU yang menggunakan media digital bisa menjaga dan mengurangi umat kita dari ajaran-ajaran yang menyesatkan” pungkasnya. (Ivan)






