Kamis, 01 Oktober 2026 Lugas – Tegas – Terpercaya
Mahardhika News
INFO TERKINI
Ketua Dekranasda Provinsi NTB Hj. Sinta Agatha M. Iqbal raih Penghargaan Stan Favorit pada Pameran Kriyanusa 2026 Polres Metro Tangerang Kota Ungkap 37 Kasus Narkoba September 2026, 44 Tersangka Diamankan Sambangi Gedung PWI Kapolres Metro Tangerang Minta Kapolsek Respon Cepat Konfirmasi Wartawan Pemanggilan Saksi Jadi Babak Baru, Abel Dorong Penanganan Perkara Transparan dan Berkeadilan Ketua Dekranasda Provinsi Jambi Hj. Hesnidar Haris: Pengrajin Tas Olahan Mengangkat Nama Baik Jambi SDN Harja Mekar 01 Cikarang Utara Gelar Maulid Nabi, PLT Kepsek Susi S.Pd Hadirkan Dakwah Boneka KA Hae n Steven RR. Okki Jusuf Judanagara: Merajut Warisan Tarumanagara dan Gagasan Pembangunan Berbasis Kearifan Nusantara Nyamar Jadi Petugas Provider, Spesialis Pencuri Tower BTS Ditangkap di Tangerang
Mahardhika News TV
LIVE
Beranda › Artikel › Mahardhika Premium

Anggota Dewan Terpilih PKB Gus Andi : Generasi Muda NU Harus Mampu Menguasai Dunia Digital

BAGIKAN ARTIKELAnggota Dewan Terpilih PKB Gus Andi : Generasi Muda NU Harus Mampu Menguasai Dunia Digitalhttps://www.mahardhikanews.com/2024/04/03/anggota-dewan-terpilih-pkb-gus-andi-generasi-muda-nu-harus-mampu-menguasai-dunia-digital/
Anggota Dewan Terpilih PKB Gus Andi : Generasi Muda NU Harus Mampu Menguasai Dunia Digital

MAHARDHIKAnews.com TANGSEL, – Anggota dewan terpilih untuk DPRD Tangsel di Pileg 2024 dari partai PKB Ahmad Andi Wibowo mengatakan bahwa, generasi muda Nahdlatul Ulama (NU), harus mampu menguasai dunia digital di era sekarang ini.

MAHARDHIKAnews.com TANGSEL, – Anggota dewan terpilih untuk DPRD Tangsel di Pileg 2024 dari partai PKB Ahmad Andi Wibowo mengatakan bahwa, generasi muda Nahdlatul Ulama (NU), harus mampu menguasai dunia digital di era sekarang ini.

Pernyataan itu diungkapkannya seusai foto bersama dengan wakil walikota Tangsel Pilar Saga di acara Literasi Digital, Graha Aswaja NU Center Tangsel pada Selasa (02/04), yang dilaksanakan oleh Kominfo RI, PBNU dan LDNU.

“Saat ini semua sudah serba digital. Kehidupan kita sudah dipenuhi oleh berbagai aneka transaksi digital hingga ke dunia dakwah” ujarnya.

Dia menambahkan bahwa dunia saat ini semakin kecil saja, karena semua akses bisa kita dapat hanya dengan sebatas pangkal lengan kita saja saat memegang hand phone atau pun laptop.

“Menguasai dunia digital tentu saja memerlukan ilmunya, karena di era digital ini antara yang baik dan buruk sudah menyatu dalam sebuah alat komunikasi dan tekhnologi. Tinggal bagaimana kita memilahnya” papar Gus Andi.

Adanya Literasi Digital ini diharapkan bisa dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya oleh generasi muda NU, khususnya yang bergerak di bidang dakwah. Karena dakwah saat ini lebih di dominasi dengan cara digital dibanding pertemuan tatap muka seperti dahulu.

“Saat ini semua informasi sudah sedemikian mudah, termasuk mengakses ilmu-ilmu agama. Namun tidak semua yang terjun di bidang agama ini adalah ahlinya dan memiliki ilmu yang cukup untuk berdakwah” katanya.

Keadaan seperti ini tentu sangat beresiko bagi orang awam dan pemula yang baru belajar agama. Karena bisa jadi mereka salah dalam memilih guru, saat belajar agama.

“Disinilah peran generasi muda NU mengisi pangsa pasar ini, karena jangkauan dakwah semakin luas dan sekaligus bisa melindungi umat dari ajaran yang sesat atau tak sesuai dengan syariat yang semestinya” tambah Gus Andi.

Dalam Literasi Digital ini selain dari pada pengenalan pada dunia digital, juga diberikan tips dan trik untuk membuat konten dakwah, agar para peserta bisa ikut meramaikan dunia medsos dengan hal-hal yang bermanfaat.

“Yang penting memiliki ilmu yang cukup dan mengetahui cara menggunakan tekhnologi digital. Semoga dengan semakin banyaknya para Da’i NU yang menggunakan media digital bisa menjaga dan mengurangi umat kita dari ajaran-ajaran yang menyesatkan” pungkasnya. (Ivan)