Peserta Bukber dan Konsolidasi Membludak, Gus Andi: Jangan Besar Kepala
MAHARDHIKAnews.com TANGERANG SELATAN, – Sebagai salah satu bentuk rasa syukur atas keberhasilannya terpilih sebagai salah satu caleg yang lolos ke gedung dewan DPRD Tangsel dari partai PKB, Ahmad Andi Wibowo atau biasa dengan panggilan Gus Andi, gelar Bukber dan konsolidasi Relawan Pemenangan di Resto Omah Cabe, Serupa Ciputat.
Meski sempat dilanda hujan lebat yang tak jua berhenti, namun peserta yang hadir masih bisa dikatakan banyak dan membludak meski belum semuanya karena sebagian terhalang oleh banjir yang terjadi dibeberapa ruas jalan menuju lokasi bukber.
Dalam kesempatan itu Gus Andi menyatakan ras terimakasihnya atas dukungan dan perjuangan para relawan dan simpatisannya yang tak pernah kenal lelah mendukung dirinya.
Namun begitu dia juga mengingatkan agar semua orang jangan ada yang merasa besar kepala atau merasa paling berjasa dalam kemenangan ini.

‘Terima kasih untuk semua saudara,rekan dan sahabat Gus Andi yang telah mau meluangkan waktu dan hadir, dalam acara bukber dan syukuran kita kali ini, meski cuaca sedikit sulit karena hujan lebat yang tak jua berhenti” ujar Gus Andi memulai pidato sambutannya.
Lanjutnya lagi, Alhamdulillah kita sudah berhasil memenangkan kontestasi Pileg 2024 dan lolos ke gedung dewan namun semua ini bukanlah hasil kita semata.
“Bagi para Caleg PKB yang berhasil dalam kontestasi Pileg, maka kita semua harus meyakini bahwa selain kerja keras kita, ada juga berkat Barokah dan Karomahnya para kyai pendiri partai ini” terangnya.
Sebagai Partai yang didirikan oleh para kyai yang tergabung dalam organisasi Islam Nahdlatul Ulama, PKB memang memiliki keunikan sendiri dibandingkan partai-partai lain.

Berdasarkan kisah D ra. Muthmainnah selaku ketua DPC PKB Tangsel, PKB baru didirikan setelah para kyai melakukan sholat istikhoroh terlebih dahulu.
“Meski hanya dua roka’at tapi tiap roka’atnya di baca surat Al Baqoroh sebanyak 3 x dan di roka’at kedua dengan surat Al Kahfi sebanyak 3 x’ ungkap Muthmainnah seusai Gus Andi menyampaikan sambutannya.
Muthmainnah melanjutkan bahwa, bagi para anggota dewan PKB haram hukumnya untuk melalaikan kepentingan rakyat yang mengusungnya. Dan hal ini sudah banyak yang terbukti.
“Menjadi anggota dewan lewat PKB kita semua harus amanah. Karena bagi mereka yang mementingkan dirinya akan merasakan kualat dan hidupnya tidak berkah” imbuhnya.
Karena itu sebagai ketua DPC PKB Tangsel dirinya meminta pada semua anggota dewan yang terpilih untuk melaksanakan politik kehadiran dan juga politik identitas.
“Semua anggota dewan harus mau mendengarkan segala keluhan rakyat dan hadir ditengah masalah mereka untuk memberikan solusi,” ulas Mutmainnah saat menjelaskan politik kehadiran.
Dan semua anggota PKB maupun simpatisan harus merasa bangga dengan PKB. Karena itu wajib baginya untuk mengibarkan bendera PKB di rumahnya masing-masing sebagai bentuk kebanggan menjadi anggota PKB.
“Kibarkan bendera PKB di rumah kita meski bukan di musim pemilu atau Pilkada. Jangan takut dengan itu karena PKB bukanlah partai terlarang, tapi partai yang didirikan oleh para kyai untuk kemaslahatan umat” pungkasnya.
Selain buka bersama, para peserta yang hadir juga diberikan buah tangan berupa bingkisan lebaran dan sedikit uang saku guna menghadapi hari raya Idhul Fitri 1445 Hijriah yang sebentar lagi akan tiba. (Ivan)






