Mei 16, 2026

Berikan Tanda Bakti, H. Fathur Rahman Kembali dan Membangun Desa Pasir Kecamatan Mijen

1778901118936
Spread the love

MAHARDHIKAnews.com DEMAK, — Sudah menjadi harapan dan impian banyak orang ketika sudah sukses di perantauan, baik secara karir maupun finansial, akan terbersit niat untuk menikmati masa pensiun di kampung halaman.

Kenapa demikian ?, karena pasangan hidup yang menemani bayi saat kita di dalam kandungan sudah dikuburkan terlebih dahulu di kampung halaman, yaitu ari ari kita. Begitu juga yang dialami oleh H. Fathur Rahman, pendiri Omah Singgah NU AlFath dan juga Ketua Tanfidziyah MWC NU Pondok Aren.

Kini, di usianya yang sudah lebih dari 50 tahun, dia selalu memikirkan tentang bagaimana bisa berkontribusi dalam memajukan kampung halamannya tercinta, yaitu Desa Pasir, Kecamatan Mijen, Kabupaten Demak.

Dari pikiran tersebut, maka H. Fathur Rahman berkenan menjadi Ketua Umum Paguyuban Keluarga Pasir seDunia (PKPD) yang sekarang berubah menjadi Perkumpulan Keluarga Pasir Demak.

Melalui PKPD inilah, H. Fathur Rahman berusaha mendorong dan menanamkan kebersamaan masyarakat Desa Pasir untuk saling peduli dan berpartisipasi membangun desa, dengan cara memajukan sektor pertanian.

Bekerjasama dengan Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Karya Makmur, PKPD mendorong para petani untuk bercocok tanam secara berkelompok melalui Kelompok Tani di masing-masing blok.

Dengan cara berkelompok ini akan terjadi efisiensi biaya pertanian dan bisa meminimalisir perkembangan dan penyebaran hama dan penyakit, baik jamur, ulat atau pun bahkan tikus sawah.

Program awal yang dilakukan oleh PKPD adalah melalukan sosialisasi tentang makna kebersamaan dan gotong royong, dan dilanjutkan dengan kegiatan membersihkan kali pengairan dari hama enceng gondok.

Melalui kegiatan ini diharapkan, sistem pengairan menjadi lancar, meminimalisir resiko banjir dan mengurangi perkembangbiakan tikus sawah.

Guna menyemangati kegiatan gotong royong ini dibuatlah hastag #Kalikuresik, tandurankuapik,rejekikugasik. Yang artinya adalah , Sungaiku bersih, Tanamanku Bagus dan Rejekiku Lancar. (Ivan)