Semaan Hafalan Al Qur’an 30 Juz Santri Omah Singgah NU Al Fath Pondok Aren
MAHARDHIKAnews.com PONDOK AREN, — Pada hari ini, Rabu (06/08) menjadi tonggak bersejarah bagi Omah Singgah NU AlFath, karena salah satu anak didiknya berhasil melakukan semaan hafalan Al Quran 30 juz dalam sekali Majelis Dudukan.
Anak didik atau santri Omah Singgah NU AlFath tersebut adalah Fika Zubdatu Izza dari Desa Pasir Demak atau yang biasa dipanggil Kaka Fika. Dia sebenarnya adalah santri lulusan Aliyah dari sebuah pesantren di Tuban yang sudah pernah menyelesaikan hafalannya 30 juz.
Namun demikian pencapaian hafalan ini belum pernah diujikan dalam bentuk semaan hafalan Al Qur’an dalam satu Majelis Dudukan. Semaan hafalan 30 juz dalam satu Majelis Dudukan adalah standar ujian yang biasa diadakan di pondok-pondok pesantren tahfizh di pulau Jawa.
Artinya seseorang dinyatakan sebagai Hafizh atau Hafizhoh setelah dirinya lulus ujian melakukan semaan hafalan Alquran 30 juz dalam satu Majelis Dudukan.
Kaka Fika datang dan mondok di Omah Singgah NU AlFath sejak Agustus tahun lalu. Kaka Fika memilih untuk mondok di Omah SInggah NU AlFath karena diberikan beasiswa kuliah di STIT Al Amin Jurangmangu Timur. Saat ini Kaka Fika sedang menempuh semester 2 di jurusan Tarbiyah kampus tersebut.
Selama ini semaan Al Qur’an 30 juz dalam 1 Majelis Dudukan di Omah SInggah NU AlFath hanya dilakukan oleh 2 Musyrifah, yaitu Ustadzah Fia dan Ustadzah Luqi.
Namun mulai hari ini, Rabu (06/08) Semaan Al Qu’ran 30 juz juga akan dilakukan secara rutin oleh santri, dengan harapan menambah semangat santri lain dalam mengejar target hafalannya.
Omah SInggah NU AlFath Adalah pondok Tahfizh yang didirikan untuk mendidik santri-santri dari keluarga yang secara ekonomi belum berkembang, untuk menjadi penghafal Al Qur’an dan sekaligus disekolahkan secara gratis.
Selain itu Omah Singgah NU juga dimaksudkan untuk membentuk ekosistem bagi para penghafal Quran untuk menjaga hafalannya dengan cara mengadakan semaan secara rutin dengan para penghafal Al Quran dari lingkungan sekitar.
Sampai dengan saat ini, jumlah santri dan Ustadzah yang muqim di Omah SInggah ada 24 orang. Dengan 6 kamar tidur sehingga rata-rata 1 kamar tidur ditempati oleh 4 santri.
Dari jumlah santri tersebut, sebanyak 9 santri dikuliahkan di STIT Al Amin dan sisanya belejar sekolah kerja Paket di PKBM AsSaadah.
“Alhamdulillah, Omah Singgah NU AlFath tahun ini memasuki tahun keempat dalam mengabdi kepada umat,” tutur Shofwan Rasyid sebagai Khodimul Ma’had.
“Kedepannya, mudah-mudahan Omah Singgah NU AlFath bisa mengembangkan pondoknya dengan membebaskan tanah yang berrada di belakang lokasi pondok saat ini, dengan harapan bisa lebih banyak memberikan manfaat kepada umat,” pungkasnya. (Ivan)






