Juni 1, 2026

Warga Solo Menyemut, Hadiri Kirab Pusaka Malam 1 Suro di Keraton Surakarta

IMG_20250626_235942_758
Spread the love

MAHARDIKAnews.com SOLO,  Warga kota Solo dan sekitarnya menyemut hadiri acara kirab pusaka yang di gelar keraton Surakarta Hadiningrat (Solo) pada malam 1 Suro atau 1 Muharram 1447 H/2025 yang bertepatan kata H pada hari Kamis (26/07).

Malam Satu Suro yang juga merupakan malam tahun baru Islam dalam penanggalan Hijriyah tersebut, memang selalu menarik minat masyarakat untuk merayakannya.

Ada berbagai cara masyarakat Islam dalam merayakan acara pergantian malam tersebut, seperti yang dilakukan oleh keraton Surakarta dengan cara kirab Senjata Pusaka.

Meski acara puncak akan dilaksanakan tepat pada pukul 00.00 WIB, namun sejak sore hari sudah banyak warga Solo dan sekitarnya yang berdatangan untuk menyaksikan acara tersebut.

Beberapa orang diantaranya bahkan sempat tertidur karena kelelahan sambil menunggu acara puncak dilangsungkan. Beberapa diantaranya bahkan ada yang mengajak anaknya meski masih balita.

Seorang ibu paruh bayu yang mengaku dari Wonosari mengaku hampir tiap tahun dirinya datang ke acara ini.

Ketika ditanya alasannya, dia hanya berucap suka saja melihat aneka pusaka keraton dan kebo kyai Slamet dalam parade tersebut.

“Saya senang aja lihatnya. Kan senang lihat berbagai pusaka itu ya. Lihat kebonya juga seneng,” katanya dengan logat Solo yang kental.

Dia mengaku sejak punya anak pertama dirinya selalu hadir di acara ini hingga anaknya berjumlah 4 orang, dan sekarang sudah bekerja semua.

“Alhamdulillah anak saya sekarang sudah bekerja semua,” katanya lagi, yang terlihat sangat senang ada di acara ini.

Dia juga bercerita bahwa kotoran Kebo itu juga bisa memberikan tuah kebaikan khususnya perkara rejeki. Meski dirinya mengaku tak berniat untuk itu.

“Itu kalo dulu, siapa yang dapat kotoran kebonya, jika dia pedagang maka dagangannya laris, jika mau melamar kerja maka cepat diterima,” imbuhnya.

Meski kabar itu sekarang tak lagi santer terdengar, namun sejarah itu rupanya melekat kuat di ibu ini.

Sementara asyik berbincang, warga yang berdatangan nampak semakin banyak dan semakin sulit untuk mendapatkan posisi yang strategis melihat kirab pusaka ini.

Saat berita ini ditayangkan, acara kirab masih beberapa jam lagi akan dilaksanakan. (Ivan)