Sambut Datangnya Bulan Romadhon 1446 H/2025 M, Majelis Pesona Gelar Tawaqufan
MAHARDHIKAnews.com KOTA TANGSEL, — Menyambut datangnya bulan Romadhon 1446 H/ 2025 M yang sebentar lagi akan mulai, Majelis Pecinta Sholawat Nariyah (Pesona), pimpinan Ustadz Firmansyah Al Batawi atau populer dengan sebutan Ki Wiro, gelar Tawaqufan (berhenti sementara).
Acara yang di gelar Majelis Pesona, yang berlokasi di Jl. H. Jiun Pondok Kacang Timur, Pondok Aren Tangsel ramai dihadiri oleh para jama’ah dan tamu undangan, Senin (25/02)
Salah satunya adalah Ahmad Andi Wibowo atau Gus Andi. Anggota dewan PKB di DPRD Tangsel yang juga merupakan pembina Majelis Pesona ini, menyampaikan apresiasinya pada para jama’ah dan tamun undangan.
“Alhamdulillah ya acara Tawaqufan ini bisa kita laksanakan. Dan sungguh diluar dugaan jika acara pada malam ini sangat berkah. Karena begitu banyak jama’ah yang hadir dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, ” ujar Gus Andi.

Dalam kesempatan itu dia juga meminta pada para Kyai, para guru dan Mubaligh yang hadir maupun tidak, agar terus mensyiarkan ajaran Islam yang Rahmatan lil’alamin.
“Mari kita jaga silaturahmi kita, kondusifitas wilayah kita masing-masing dengan memberikan ajaran Islam yang sesuai dengan ajaran nabi, agar kehidupan kita sesama anak bangsa bisa terus rukun dan damai,”imbuhnya.
Senada, pimpinan Majelis Pesona Kyai Wiro juga menjelaskan bahwa kehidupan ini memang harus dijalankan secara bersama-sama dengan berbagai agama dan suku bangsa yang ada di Indonesia.
“Bangsi kita ini kan Majemuk, jadi ada banyak aliran dan lainnya. Karena itu Majelis Pesona selalu berusaha menjaga ketentraman hati para jama’ah dengan sholawat Nariyah,” terangnya.
“Karena bagi umat Islam yang rajin baca sholawat maka hatinya akan tenang. Dan insya Allah mewarisi sifat-sifat kenabian sehingga bisa toleran terhadap perbedaan,”ulasnya.
Selain dari pada jama’ah umum dan para Kyai,.nampak pula ormas Jawara Banten Bersatu (JBB) beserta anggotanya.
Dalam kesempatan itu, pimpinan JBB Tangsel dan Tangkot juga berikrar akan selalu bersama dengan para ulama dan Kyai menjaga ketentraman dan ketertiban wilayahnya.
“Kami akan selalu siap bersama para Ulama dan Kyai untuk menjaga umat. Kapan pun kami dibutuhkan, kami akan siap,” tandasnya. ( Ivan)






