Juni 2, 2026

Pekalongan Berduka, Akibat Banjir Bandang Dan Longsor, 16 Orang Meninggal Dunia dan 10 Luka-luka

1737449645371
Spread the love

MAHARDHIKAnews.com PEKALONGAN, — Akibat diguyur  hujan sejak hari Senin (17/01) hingga hari Selasa saat ini (18/01) desa Kasipar Kecamatan Petung Kriyono yang berada di Kabupaten Pekalongan Jawa Tengah dilanda bencana longsor.

Dikutip dari siaran langsung breaking news Metro TV, ada 1 orang korban yang sudah meninggal dunia dan ditemukan dan ada 10 orang yang menderita luka-luka. Mereka sebagian besar adalah warga desa Petung Kriyono.

Akibat musibah longsor tersebut, 10 rumah dan jembatan Tambelan yang menghubungkan antara kecamatan Doro dan Kecamatan Petung Kriyono terputus.

Kondisi ini membuat usaha evakuasi menjadi terhambat karena tim harus memutar melalui Kecamatan Banjarnegara hingga memakan waktu 3 jam. Wilayah Petung Wriyono sendiri memang berada dilereng dan perbukitan

Demikian disampaikan Kapolres Pekalongan dalam wawancara langsungnya dengan presenter Metro TV, AKBP Doni Prakoso, Selasa (18/01).

“Jadi yang menghambat usaha evakuasi sedikit terhambat karena jembatan Tambelan terputus, dan curah hujan yang masih saja berlangsung hingga beresiko longsor susulan,” ujar Doni.

Hingga saat ini, pihak polisi dengan dibantu warga dan tim BPBD masih terus melakukan usaha evakuasi.

Sejumlah korban yang rusak rumahnya terlihat mengungsi di kantor desa dan kecamatan setempat.

Kapolres juga menghimbau kepada seluruh warga yang tinggal di lereng dan tebing agar berhati-hati dan mengawasi pergerakan tanah karena dikhawatirkan longsor susulan. (Ivan)