\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n \n
Agustus 30, 2026

Waspada Penipuan Koperasi Desa Merah Putih, Zulhas: Kalau Minta Uang Pasti Penipuan

Waspada! Rekrutmen Koperasi Desa Merah Putih Dipalsukan, Data Pribadi Bisa Disalahgunakan

Jakarta, MahardhikaNews.com Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pangan Zulkifli Hasan mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai modus penipuan yang mengatasnamakan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) dan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP).

Peringatan tersebut disampaikan menyusul maraknya informasi palsu di media sosial yang menawarkan rekrutmen, bantuan dana, pinjaman, hingga berbagai program yang mengatasnamakan pemerintah dan Koperasi Desa Merah Putih.

Zulkifli Hasan atau yang akrab disapa Zulhas menegaskan, masyarakat harus memastikan setiap informasi terkait program maupun rekrutmen KDMP berasal dari kanal resmi pemerintah.

Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak memberikan data pribadi maupun mengirimkan sejumlah uang kepada pihak yang menjanjikan kelulusan, bantuan, pekerjaan, ataupun akses khusus dalam program pemerintah.

“Saya juga harus bicara tegas soal penipuan yang marak. Ada oknum-oknum yang mengatasnamakan Koperasi Merah Putih menyebar link palsu, membuat data pribadi terancam disalahgunakan, bahkan memungut biaya, minta uang,” kata Zulhas di Kantor Kementerian Koordinasi Bidang Pangan, Senin (4/5/2026).

Waspada Link Palsu dan Rekrutmen Fiktif

Zulhas meminta masyarakat berhati-hati terhadap berbagai bentuk penipuan digital yang memanfaatkan popularitas program Koperasi Desa Merah Putih.

Modus yang digunakan, antara lain menawarkan bantuan dana, pinjaman, rekrutmen pegawai, hingga mengarahkan calon korban ke tautan atau formulir digital palsu.

Dalam beberapa kasus, pelaku meminta korban mengisi sejumlah data pribadi. Data tersebut berpotensi disalahgunakan untuk berbagai kepentingan yang merugikan korban.

Karena itu, masyarakat diminta tidak sembarangan membuka tautan yang beredar melalui media sosial, grup percakapan, maupun pesan pribadi, terutama jika tautan tersebut meminta data sensitif atau meminta pembayaran.

Zulhas menegaskan bahwa pemerintah tidak pernah memungut biaya dalam proses resmi tersebut.

“Yang datang ke Menko minta tolong juga tidak bisa, Menpan RB juga tidak bisa. Jadi tidak ada titipan-titipan. Tidak ada bantu-bantu-membantu. Kalau ada yang minta uang itu pasti penipuan. Dan saya minta laporkan saja ke aparat, hukum atau polisi,” tegasnya.

Beredar Lowongan Manajer Kopdes Palsu

Sebelumnya, informasi palsu terkait rekrutmen Koperasi Desa Merah Putih juga beredar melalui media sosial.

Salah satunya muncul melalui unggahan di Facebook yang menyebut pemerintah membuka lowongan kerja untuk posisi manajer Koperasi Desa dengan jumlah kebutuhan mencapai 35.476 orang.

Unggahan tersebut menggunakan narasi bahwa pendaftaran terbuka bagi lulusan D3 hingga S1 dari semua jurusan.

Namun, tautan yang dicantumkan dalam unggahan tersebut tidak mengarahkan calon pelamar ke kanal resmi pemerintah. Sebaliknya, pengguna diarahkan menuju sebuah halaman formulir digital yang meminta sejumlah data pribadi, termasuk nama, alamat, dan nomor Telegram.

Pola tersebut patut diwaspadai karena dapat menjadi modus phishing, yakni upaya memperoleh informasi pribadi korban melalui tautan atau situs yang dibuat menyerupai layanan resmi.

Pendaftaran Resmi Melalui Kanal Pemerintah

Untuk menghindari menjadi korban penipuan, masyarakat yang berminat mengikuti rekrutmen manajer Koperasi Desa Merah Putih diminta memastikan proses pendaftaran dilakukan melalui kanal resmi yang ditetapkan pemerintah.

Pendaftaran manajer Koperasi Desa Merah Putih disebut hanya dapat diakses melalui laman panselnas.go.id.

Dalam proses pendaftaran, pelamar diwajibkan mengisi sejumlah informasi administrasi dan data pribadi, antara lain Nomor Induk Kependudukan (NIK), nomor Kartu Keluarga (KK), nama lengkap, tempat dan tanggal lahir, nomor telepon seluler aktif, alamat email aktif, serta membuat kata kunci untuk keperluan pendaftaran.

Karena menyangkut data pribadi, calon pelamar perlu memastikan alamat situs yang digunakan benar-benar merupakan kanal resmi sebelum memasukkan informasi.

Masyarakat juga perlu menghindari pihak yang mengaku dapat membantu meloloskan peserta, mempercepat proses pendaftaran, atau memberikan akses khusus dengan imbalan sejumlah uang.

35.476 Lowongan Dibuka

Adapun lowongan pekerjaan pada program Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) dan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) mulai dibuka pada 15 April 2026 dengan total kebutuhan mencapai 35.476 orang.

Besarnya jumlah kebutuhan tenaga kerja tersebut berpotensi dimanfaatkan oleh pihak-pihak tidak bertanggung jawab untuk membuat informasi rekrutmen palsu.

Karena itu, masyarakat diminta tidak hanya mencermati isi informasi, tetapi juga memeriksa sumber informasi dan alamat situs sebelum melakukan pendaftaran.

Pemerintah juga mengimbau masyarakat segera melaporkan apabila menemukan akun, tautan, atau pihak yang mengatasnamakan Koperasi Desa Merah Putih tetapi meminta uang maupun data pribadi secara mencurigakan.

Pesan utama pemerintah jelas: rekrutmen dan layanan resmi tidak memerlukan biaya untuk mendapatkan kelulusan atau perlakuan khusus.

Masyarakat yang menemukan indikasi penipuan dapat melaporkannya kepada aparat penegak hukum agar dapat segera ditindaklanjuti.

Jurnalis: Tantan Su