Pemutakhiran Data Penduduk Jadi Fokus Jelang Pilkades Serentak di Karawang
MAHARDHIKAnews.com KAB. KARAWANG, – Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Karawang, Jawa Barat, menggelar pemutakhiran data kependudukan sebagai bagian dari persiapan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak mendatang, bertempat di aula Kantor DPMD Karawang, pada Kamis (23/4).
Wakil Bupati Karawang H. Maslani, didampingi Ketua DPMD Muhamad Syaefulloh, beserta staff dan jajaran.
Kegiatan ini merupakan tindak lanjut surat DPMD Provinsi Jawa Barat terkait permohonan data penduduk. Acara tersebut dihadiri Wakil Bupati Karawang H. Maslani serta 67 kepala desa yang masa jabatannya akan berakhir pada 14 Desember 2026.
Kepala DPMD Karawang yang juga menjabat Plt Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil), Muhamad Syaefulloh, menegaskan pentingnya akurasi data sebagai dasar pengambilan kebijakan, termasuk dalam pelaksanaan Pilkades serentak.
“Terkait data penduduk, kami sudah berkoordinasi sejak jauh hari. Setelah Lebaran akan dilakukan pemutakhiran agar data di 297 desa benar-benar akurat dan mutakhir,” ujarnya.
Ia menjelaskan, sistem pendataan kini telah bertransformasi dari Buku Induk Kependudukan menjadi sistem terintegrasi melalui Ditjen Dukcapil Kementerian Dalam Negeri. Meski demikian, desa tetap diminta memiliki data mandiri.
“Saya berharap setiap desa tetap memiliki data penduduk sendiri, meskipun sudah ada pelaporan online seperti EPDESKEL dan Data Kependudukan Keluarga (DKK),” katanya.
Menurutnya, tahapan berikutnya adalah pengecekan dan sinkronisasi data antarinstansi, termasuk dengan Disdukcapil.
Selain itu, DPMD juga menargetkan peningkatan perekaman data kependudukan, khususnya bagi pemilih pemula.
“Fokus kami saat ini adalah pembenahan dan sinkronisasi data penduduk,” tegasnya.
Ia menambahkan, jadwal Pilkades hingga kini belum ditetapkan karena masih menampung aspirasi masyarakat dan keputusan resmi dari Bupati Karawang.
“Pembahasan ini bukan khusus persiapan Pilkades, melainkan penataan data penduduk. Namun, data yang akurat tentu akan sangat mendukung pelaksanaan Pilkades serentak mendatang,” pungkasnya. (D-Hunter)






