April 26, 2026

Tamin Miharja, Guru, Pelatih Dan Terapis Bekam Yang Mengabdi Untuk Masyarakat Karawang

IMG-20260122-WA0012
Spread the love

MAHARDHIKAnews.com KAB. KARAWANG, — Setelah 10 tahun mengabdi di Padepokan Gaya Murni Rengasdengklok, Tamin Miharja hijrah ke Dusun Cabang RT 01 RW 01 Desa Tanjungmekar Kecamatan Pakisjaya Kabupaten Karawang pada tahun 2022.

Kini, ia menjelaskan tugas sebagai guru kelas di SDN Tanjungmekar III. Tak sekedar menjalankan tugas guru, Tamin Miharja juga juga dikenal sebagai sosok yang aktif dalam pencak silat serta terapi bekam, menjadikan pigur yang dihormati dan dekat dengan masyarakat.

Sebagai guru kelas, Tamin Miharja kerap memberikan pelatihan pencak silat di padepokan Gaya Murni. Dari 4 Kecamatan di Kabupaten Karawang, ia telah mengunjungi Kecamatan Pakisjaya, Jayakarta, Rengasdengklok, dan Tegalwaru dan dipercaya sebagai pelatih pencak silat.

Kedekatannya dengan warga membuatnya lebih dari sekedar pelatih pencak silat. Ia adalah sosok panutan yang membimbing masyarakat melalui nilai-nilai keagamaan dan kebersamaan.

Selain pelatih pencak silat, Tamin Miharja juga dikenal sebagai praktisi Bekam yang melayani masyarakat dengan tidak menargetkan bayaran. Pengalamannya dengan terapi bekam bermula saat mengabdi di Padepokan Gaya Murni Rengasdengklok, ketika ia mengalami tekanan
darah tinggi.

Atas saran Abah Sadeli, Guru Besar Padepokan Gaya Murni Rengasdengklok, ia mencoba terapi bekam dan merasakan manfaatnya. Setelah rutin menjalani terapi, tekanan darahnya kembali stabil.

“Awalnya saya takut karena di keluarga saya ada riwayat hipertensi. Tapi setelah bekam, kondisi saya membaik. Saya pun belajar langsung dari Hj. Syariah (Diah) di Subang dan Gus Mus di Sumedang, hingga akhirnya bisa mempraktekkan bekam sendiri,” ujar Tamin Miharja.

Berbekal ilmu tersebut, ia mulai mengobati keluarganya, termasuk mertua dan orang tuanya yang menderita hipertensi. Sejak tahun 2022, kondisi mereka stabil berkat terapi bekam yang ia lakukan secara rutin.

Tak hanya untuk keluarga, Tamin Miharja juga membantu rekan-rekannya di Padepokan Gaya Murni Pakisjaya. Beberapa anggota padepokan dan masyarakat pernah menjalani terapi bekam olehnya, karena keluhan tekanan darah tinggi dan sakit kepala.

Selaku rekan, Nursalim, mengatakan setelah dirinya diterapi bekam, memberikan apresiasi dan dedikasi pada Tamin Miharja. Setelah saya di terapi bekam, kondisi badan menjadi lebih stabil dan bugar kembali, pada Kamis (22/1/2026).

“Kegiatan bekam yang dilakukan Tamin Miharja tidak mengganggu tugasnya sebagai guru kelas dan pelatih pencak silat. Bahkan beberapa anggota Padepokan Gaya Murni Pakisjaya juga rutin menjalani terapi bekam dengannya,” ungkapnya.

Dalam menjalankan tugasnya di Desa Tanjungmekar, Tamin Miharja selalu membawa peralatan bekam dalam tas besarnya. Ia siap membantu warga yang membutuhkan terapi, termasuk mereka yang mengalami stroke atau gangguan kesehatan lainnya.

Tak hanya itu, Tamin Miharja juga bercita-cita mendirikan rumah sehat yang menyediakan terapi bekam, akupunktur, rukyah, dan gurah tanpa ditentukan bayarannya bagi masyarakat.

“Saya ingin melayani masyarakat melalui terapi bekam, akupunktur, rukyah, dan gurah tanpa ditentukan bayarannya. Semoga impian ini bisa segera terwujud,” ungkapnya penuh semangat. (D-Hunter)