KH. Mukti Ali Al-Bantani Hadiri Tahlilan Untuk Mengenang Almarhum H. Wira Di Tanjungmekar
MAHARDHIKAnews.com KAB. KARAWANG, — Tanjungmekar, Rabu (24/9) – Usai Sholat Isya berjamaah di Musholla Nurul Iman, Dusun Kalijaya RT.02 RW.02, Desa Tanjungmekar, Kecamatan Pakisjaya, Kabupaten Karawang, berlangsung acara Yasinan/Tahlilan Malam Ke-3 untuk mengenang almarhum H. Wira, salah satu tokoh masyarakat dan sekaligus jamaah Masjid Besar Al-Awwabiin. Beliau berpulang pada hari Senin, 22 September 2025.
Pada kesempatan tersebut, pembacaan Yasin dan Tahlil dipimpin oleh Ustad Dadang S Manaf, yang juga menjabat sebagai Imam Besar Masjid Al-Awwabiin sekaligus P3N Desa Tanjungmekar. Acara ini dihadiri oleh para jamaah masjid dan mushola, keluarga besar almarhum, KH. Syarifuddin, S.Pdi (Angling Darma) kiyai kondangan asal Muara Gembong, Kab. Bekasi, aparatur desa Tanjungmekar, dan staf kecamatan Pakisjaya, serta masyarakat sekitar.
Ustad Dadang mengajak seluruh jamaah untuk bersama-sama mengenang dan mendoakan almarhum. “Tahlil adalah hal yang baik, mengandung bacaan-bacaan doa yang penuh makna. Ini adalah waktu untuk bersama-sama memohon ampunan dan rahmat Allah SWT bagi almarhum H. Wira Bin Wastum,” ujar ustad Dadang.
Selain itu, KH. Mukti Ali Al-Bantani, S.Pdi, M.Pdi., Pengasuh Pon-Pes Al-Ibtida Desa Tanjungpakis, Kec. Pakisjaya, Kab. Karawang, turut memberikan tausiyah.
Dalam tausiyahnya, beliau menyampaikan pemahaman tentang pentingnya menghadapi kematian dengan penuh kesadaran dan keimanan.
“Bagi saya pribadi, tahlil adalah sebuah bentuk ibadah yang sangat dianjurkan,” ucapnya.
Dalam kematian, kita harus melihatnya sebagai peringatan dan nasihat bagi kita yang masih hidup.
“Semoga peristiwa ini dapat memperkuat iman kita, karena kita yakin akan adanya siksa kubur. Ketika seseorang telah meninggal, kenikmatan dari Allah SWT sudah terputus,” kata KH Mukti Ali Al-Bantani.
Acara Yasinan/Tahlilan Malam Ke-3 ini menjadi momen berkumpulnya masyarakat setempat untuk mengenang dan mendoakan almarhum. Semangat kebersamaan dan keimanan pun terasa kuat dalam doa-doa yang dipanjatkan.
“Sambil mengambil hikmah dari kehidupan almarhumah sebagai pelajaran berharga bagi yang masih hidup. Semoga Allah SWT menerima amal ibadah dan doa-doa yang dilantunkan serta memberikan tempat yang layak bagi almarhum H. Wira Bin Wastum di sisi Allah SWT,” pungkasnya.
Mewakili seluruh keluarga besar Almarhum, ustad Salam, selaku MC sekaligus juga mewakili keluarga besar almarhum, mengucapkan terimakasih sebesar-besarnya atas bantuan saat fardu kifayah hingga hari ini.
Ia juga memohon doa masyarakat luas kepada almarhum orangtuanya, serta meminta maaf bila semasa hidup, H. Wira pernah berbuat salah.
“Semoga apa yang dibuat almarhum menjadi bekal amalnya,” katanya.
Acara ditutup dengan doa yang dibacakan oleh, Ustad Jamali dan diakhiri ramah tamah seluruh jamaah yang hadir . (D-Hunter)






