Dianiaya Dan Dituduh Maling Oleh Terduga Pelaku Pengeroyokan, Fikri Lapor Polisi
TANGERANG SELATAN, — Seorang pemuda bernama Fikri Ahmad Fauzi (22) mendatangi Polsek Ciputat Timur, Polres Metro Tangerang Selatan, Polda Metro Jaya, pada Jumat (11/7/2025), dengan kondisi wajah lebam dan tubuh penuh luka memar.
Ia melaporkan telah menjadi korban pengeroyokan oleh dua pria, salah satunya dikenal dengan nama Kuro.
Kepada pihak kepolisian, Fikri mengaku insiden tersebut terjadi pada Jumat dini hari sekitar pukul 03.00 WIB, di Jalan Gelatik 1, Ciputat, saat dirinya bersama tiga teman hendak menuju warung Madura.
” Motor teman saya sempat nyangkut saat melewati gang kecil. Setelah kami kembali dari warung, tiba-tiba saya ditendang dan teman saya dipukul di bagian mata,” ujar Fikri.
Merasa tidak terima dengan perlakuan tersebut, Fikri bersama temannya, Ridho, kembali ke lokasi kejadian untuk menyelesaikan secara baik-baik. Namun, bukannya mendapat penjelasan, Fikri justru mengalami kekerasan fisik kembali.
” Saya sempat dikejar dua orang yang naik motor. Saat mereka jatuh di tikungan, saya malah dipukuli lagi, delapan kali di wajah dan kepala, lalu bagian dada saya ditabrak dengan motor,” tambahnya.
Yang lebih mengejutkan, Fikri juga mengaku dituduh sebagai pencuri dan membawa senjata tajam oleh salah satu pelaku.
” Dia nuduh saya maling dan bawa senjata tajam. Saya sampai minta mereka periksa isi tas saya, tapi tetap saja saya mau dibawa ke tempat kos mereka. Untung saya bisa kabur,” jelas Fikri.
Merasa dirugikan Fikri pun melaporkan kejadian tersebut pihak yang berwajib pada Jumat 11 /7 /2025 sekitar jam 12 siang dengan bukti TBL / B /823 / VII / 2025 / SPKT /SEK. CIPUTAT TIMUR/ RES. TANGSEL / PMJ.
Didalam TBL tersebut diuraikan juga saksi saksi yang melihat kejadian tersebut dan mama pelaku.
Fikri berharap pihak kepolisian segera memproses laporan ini dan menindak tegas para pelaku.
Sementara itu, hingga berita ini diterbitkan, pihak Polsek Ciputat Timur belum memberikan keterangan resmi. Awak media masih berupaya melakukan konfirmasi lebih lanjut kepada pihak yang dilaporkan serta aparat terkait guna memastikan kebenaran dan perkembangan kasus ini.
(Jun)






