Azis Gagap KW Meriahkan Acara Maulid Nabi Muhammad SAW di Pemdes Sukamanah
MAHARDHIKAnews.com KABUPATEN BEKASI, — Pemerintah Desa Sukamanah Kecamatan Sukatani Kabupaten Bekasi, gelar acara perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW, 1446 H/2024 M di aula Kantor Desa Sukamanah.
Dalam sambutannya, Kepala Desa Sukamanah H. Jajuli Suleman Abbas, mengingatkan pentingnya meneladani ajaran Nabi Muhammad SAW, khususnya dalam menjaga kekompakan dan persatuan.
“Acara seperti ini bukan hanya sekadar peringatan, tetapi juga momen untuk mempererat tali silaturahim dan persaudaraan di antara kita. Nabi Muhammad SAW selalu mengajarkan pentingnya kebersamaan dan persatuan,” tuturnya.
Dia juga menyatakan rasa terimakasihnya atas kerja keras panitia dan stakeholder yang mendukung terlaksananya acara ini, Sabtu (28/09).
“Alhamdulilah, panitia dari ketua BPD Sukamanah dan semua jajaran staf Desa maupun Karang Taruna bisa saling membantu untuk acara maulid ini. Semoga semuanya medapatkan balasan yang berlipat ganda dari Allah Subhanahu wata’ala” imbuh Jazuli Abbas.
Acara maulid di isi dengan tausiyah agama oleh KH. Muktar Ghazali dan Ustazah Mari’atul yang menyampaikan tentang pentingnya menjaga silaturahmi dan memperkuat persaudaraan.
“Kita berkumpul di sini untuk mencari keberkahan dan memperkuat ikatan persaudaraan,” pesannya.
Sedangkan Ustazah Mari’atul menyampaikan pentingnya meneladani kehidupan Nabi SAW dalam kehidupan sehari-hari.
“Acara ini menjadi ajang untuk memperkuat tali persaudaraan dan semangat kebersamaan di Desa sukamanah kecamatan Sukatani Kabupaten Bekasi” ujar Mari’atul.
“Sukses selalu untuk Kapala desa Sukamanah Jajuli Suleman Abbas ( Goler ). Semoga untuk kedepan menjadi pemimpin yang amanah. Baik di pemerintahan maupun di masyarakat khususnya masyarakat Sukamanah” pungkasnya
Acara yang di hadiri oleh salah satu anggota dewan DPRD Kab Bekasi, Karsih, Kapolsek, Danramil dan Camat Sukatani serta para pengurus RT/RW dan warga masyarakat ini berjalan meriah dengan kehadiran pelawak Azis Gagap KW dari Jakarta.
Dengan kemampuannya melawak, acara berlangsung semarak dan penuh kehangatan, namun tetap penuh dengan hikmah dan pelajaran bagi para jama’ah. ( Abdul Rojak )






