April 18, 2026

Aneka Jenis Model Pakaian Tradisional dan Kuis, Semarakkan Upacara Peringatan HUT RI ke 79 di Kavling Kinayungan

IMG_20240817_075134_993
Spread the love

MAHARDHIKAnews.com KOTA TANGSEL, — Suasana yang berbeda terjadi di wilayah kavling Kinayungan 105 Pondok Kacang Barat Pondok Aren pada hari ini, Sabtu (17/08), dibandingkan hari-hari biasanya.

Mereka nampak keluar sejak pagi hari dan berkumpul bersama di lapangan, yang ada di lokasi RT 05 dengan menggunakan aneka busana daerah.

Ada lima kelompok yang dipimpin oleh ketua RT masing-masing dalam kumpulan warga tersebut.

Hasil penelusuran awak media, ternyata mereka akan melaksanakan upacara peringatan HUT RI ke 79.

Dengan dipimpin oleh Ketua RW 09 Suratman, pelaksanaan upacara nampak berjalan khidmat namun penuh dengan kegembiraan.

 

Kegembiraan terjadi saat usai menyanyikan lagu Indonesia Raya dan teks Pancasila yang dilanjutkan dengan pidato oleh Ketua RW 09 Suratman.

Dalam pidatonya, Suratman mengajak semua warga Kavling memanjatkan rasa syukur atas segala nikmat kemerdekaan yang sudah berhasil dirasakan berkat jasa pejuang.

“Selama ratusan tahun kita dijajah, Alhamdulillah negara kita berhasil merdeka berkat jasa para pejuang” ucapnya.

Dia berharap agar acara ini juga sebagai bentuk kebersamaan dan kekompakan warga yang harus terus dilanjutkan.

“Mari kita mengisi kemerdekaan dengan terus menjaga tali silaturahmi dan kekompakan antar warga di wilayah kita ini” ajaknya.

Disela-sela pidatonya, RW Suratman pun mengadakan kuis. Disinilah keseruan mulai terjadi.

Beberapa peserta nampak datang menghampirinya guna menjawab pertanyaan, dengan hadiah uang. Suara riuh rendah tawa pun mulai terdengar dengan adanya kuis ini.

Baik Tua maupun anak-anak mendapatkan jatah pertanyaan yang berbeda. Mereka saling berebut untuk bisa jawab pertanyaan yang diajukan.

“Ini hanya sebagai selingan saja ya, karena selama ini saya dikenal sebagai orang yang diam dan keras” imbuh Suratman.

Sebagai seorang pemimpin wilayah di RW 09 dan membawahi 5 RT, Suratman memang terkenal disiplin dan tegas oleh warganya.

Hal inilah yang mungkin membuat dirinya dikenal sebagai pemimpin yang kurang bisa bergaul dan terkesan pendiam.

Namun kesan itu semuanya luntur dihari ini. Suasana keakraban dan kegembiraan yang dibangunnya disela-sela pidato berhasil merubah image itu.

“Kadang saya memang harus bersikap begitu kali ya. Karena jika tidak sulit bagi kita menjaga lingkungan kita tetap aman, tentram dan kondusif” ungkapnya.

Setelah pelaksanaan upacara selesai, mereka pun sarapan bersama sebelum melanjutkan acara lomba berikutnya, dalam rangkaian perlombaan di momen HUT Kemerdekaan ini. (Ivan)