Juni 2, 2026

Jadi Pembicara Tunggal dalam Sarasehan dan Silaturahmi PGMI dan Forum Kepala Madrasah Se-Tangsel, Gus Andi Pesan Begini

1718090337496
Spread the love

MAHARDHIKAnewa.com KOTA TANGSEL, – Hadir sebagai pembicara utama, Ahmad Andi Wibowo atau yang biasa dipanggil Gus Andi meminta kepada seluruh stekhoulder meningkatkan kualitas tenaga pendidik dan budaya mengajar yang lebih baik.

Hal itu disampaikannya dalam acara Sarasehan dan Silaturahmi yang di gelar oleh PGMI dan Forum Kepala Madrasah Se-Tangsel di MSI Nurul Falah, Selasa pagi (11/06).

Anggota dewan terpilih dari PKB untuk masa bakti 2024-2029 dan juga merupakan wakil ketua PCNU Tangsel ini berharap agar madrasah tidak lagi menjadi tempat pendidikan nomor dua di Tangsel setelah sekolah negeri.

Dirinya menceritakan bagaimana kualitas pendidikan madrasah di kota asalnya Kudus Jawa Tengah, dimana Madrasah menjadi pilihan nomor satu para orang tua untuk menyekolahkan anaknya dibandingkan ke sekolah negeri.

“Semua itu bisa terjadi karena kualitas madrasah disana memang lebih baik. Meski orang tua harus mengeluarkan biaya dibandingkan sekolah negeri tapi mereka lebih memilih ke madrasah karena di madrasah mereka yakin anaknya akan di didik dengan lebih baik” ucapnya.

Beberapa even lomba sekolah, rata-rata di Kudus itu dimenangkan oleh Madrasah. Ini yang membuat ‘Citra’ madrasah lebih baik dari sekolah negeri.

“Karena itu melalui momen ini saya mengajak kepada para kepala sekolah, para pendidik dan pengelola madrasah bisa meningkatkan kualitas diri dan belajar mengajarnya” imbuh Gus Andi.

Dia menambahkan bahwa kalo perlu para guru dan pendidik membiasakan diri dengan menggunakan bahasa Arab atau Asing lainnya agar budaya bersaing dengan bangsa lain sudah terlatih.

“Kesan bahwa di madrasah hanya belajar agama dan tidak mementingkan urusan dunia ini harus kita tinggalkan. Madrasah harus jadi sarana siap pakai bagi para murid untuk bersaing di masa depan” tandasnya.

Gus Andi juga meminta pemerintah setempat, khususnya Departemen Agama agar memperhatikan peningkatan madrasah. Baik itu dari sisi fisik bangunan, dan juga kesejahteraan para pengajar.

“Slogan Tangsel sebagai wilayah yang Cerdas, modern dan religius ini akan hilang religiusnya jika madrasah tak diperhatikan” tukas Gus Andi.

Senada dengan hal itu, Wakil Walikota Tangsel Pilar Saga Ichsan juga menyampaikan bahwa anak madrasah ini memang harus dipersiapkan dalam menyongsong masa depannya dengan bekal pendidikan di madrasahnya. Baik itu untuk tingkatan Ibtidaiyah maupun Tsanawiyahnya.

“Kita akan terus support agar madrasah menjadi kawah candradimuka anak-anak kita meraih masa depan” ucapnya.

Pemkot juga selama ini terus berupaya membantu para santri dalam kemudahan belajar dan mengajarnya.

“Saat ini kita sudah berikan ribuan bea siswa bagi para siswa yang berprestasi seperti bea siswa bagi para penghapal Qur’an dan lainnya” ungkap Pilar.

Turut hadir dalam acara ini Cagub Banten Airin Rachmi Diany dan juga ketua Ansor-Banser Tangsel Imam Patria. Pengawas Madrasah di Kementrian Agama Rusli dan para kepala Madrasah juga para guru pengajar. (Ivan)