Ustadz Kondang Amin Asy-Syirbuuni Getarkan Pondok Jagung Timur di Malam Peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW
MAHARDHIKAnews.com TANGSEL, — Malam peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW di Pondok Jagung Timur Tangerang Selatan berjalan sangat meriah. Acara yang di gagas oleh Majelis Al Barkah pimpinan Ustadz Maftukhin Aziz ini menghadirkan penceramah kondang Ustadz Amin Asy-Syirbuuni S.Sos atau yang lebih dikenal dengan panggilan Kang Amin.
Berlokasi di RT 001 RW 001 Pondok Jagung Timur, acara peringatan Isra Mi’raj ini dilaksanakan dengan menghadirkan panggung spektakuler layaknya sebuah pagelaran besar.
Dengan kerlap kerlip tata lampu lampu bak konser musik papan atas, panggung ini juga ditaburi dengan berbagai aneka bunga yang membuat sedap pandangan mata, Senin malam (04/03).
Lantunan sholawat nabi yang dibawakan oleh grup hadroh majelis Al Barkah membuat suasana terasa begitu sakral dan penuh dengan nuansa religius.

Acara semakin terasa khidmat saat tampilnya Ustadz Kondang Amin Asy-Syirbuuni yang mengulas tentang persiapan diri menghadapi bulan Romadhon 1445 H yang tinggal menghitung beberapa hari lagi.
“Sebentar lagi kita akan masuki bulan Romadhon yang penuh dengan berkah dan pengampunan. Karena itu mari kita sambut bulan suci ini dengan penuh gembira” ujarnya.
Menurutnya, rasa senang dan gembira dalam menyambut bulan suci ini sudah mendapatkan pahala yang begitu besar dari Allah Ta’ala, apa lagi jika melaksanakan ibadah baik yang wajib maupun yang sunnah.
“Bulan Romadhon adalah bulan khusus untuk umat nabi Muhammad yang tak diberikan pada umat-umat nabi lain, yang didalamnya ada malam Lailatul Qodar atau pahala seribu bulan, karena itu mari kita persiapkan diri kita dengan sebaik-baiknya” imbuh Kang Amin.

Dia juga menjelaskan bagaimana persiapan menjalani ibadah bulan suci ini agar ibadah bisa diterima Allah SWT.
“Biasanya kalo kita itu ziarah kubur dulu, bulan sya’ban saat ini atau yang kita sebut bulan Rowah merupakan saat kita berziarah pada ahli kubur kita sebelum berpuasa” tambahnya.
Tidak hanya pada yang sudah meninggal, kang Amin juga mengingatkan para hadirin untuk kembali menjalin dan menjaga silaturahmi dengan sesama.
“Saling mema’afkan itu bukan hanya pada saat kita lebaran atau hari raya Idhul Fitri sesudah kita berpuasa, tapi yang penting sekali adalah saat ini saat kita mau berpuasa” katanya.
“Agama mengajarkan kita untuk saling mema’afkan sebelum berpuasa, agar ibadah kita diterima oleh Allah Subhanahu wata’ala. Karena itu mari kita sambung kembali silaturahmi dengan saling mema’afkan sebelum kita berpuasa” urai Kang Amin menjelaskan.
Dengan gaya bahasa yang natural dan diselingi dengan guyonan kecil khas ulama NU, waktu seolah tak terasa saat mendengarkan Kang Amin berceramah sebagaimana penuturan salah satu jama’ah.
“Yah kok habis aja ya. Padahal masih banyak yang mau kita dengar dari Kang Amin” ucapnya, seolah waktu satu jam itu berjalan demikian cepat tanpa terasa. (Cholik)






