Mei 15, 2026

Gelar Maulid Nabi, KBRC Jaksel Hadirkan Ustadz Aan Maharani

IMG-20231129-WA0083
Spread the love

MAHARDHIKAnews.com JAKSEL, – Maulid Nabi Muhammad SAW yang di gelar oleh Keluarga Besar Rang Chaniago (KBRC) DPD Jaksel di gedung pertemuan IK LIM KOS Jakarta Selatan hadirkan Ustadz Aan Maharani pada Rabu (29/11).

Dalam ceramahnya Ustadz Aan Maharani mengajak para jama’ah keluarga besar Rang Chaniago (KBRC) agar mengerti dan memahami makna adanya kegiatan Maulid Nabi Muhammad SAW.

“Siapa yang memerintahkan kita mengadakan Maulid Nabi ? ” tanya Ustadz Aan pada Jama’ah.

Lalu dia pun menjelaskan dalil yng tertuang dalam Al Qur’an bahwa peringatan Maulid Nabi ini merupakan perintah Allah langsung dengan mengambil dalil dari Al Qur’an.

Surat Yunus Ayat 58

قُلْ بِفَضْلِ ٱللَّهِ وَبِرَحْمَتِهِۦ فَبِذَٰلِكَ
فَلْيَفْرَحُوا۟ هُوَ خَيْرٌ مِّمَّا يَجْمَعُونَ

Qul bifaḍlillāhi wa biraḥmatihī fa biżālika falyafraḥụ, huwa khairum mimmā yajma’ụn.

Artinya:

Katakanlah: “Dengan kurnia Allah dan rahmat-Nya, hendaklah dengan itu mereka bergembira. Kurnia Allah dan rahmat-Nya itu adalah lebih baik dari apa yang mereka kumpulkan”. (Yunus 58)

Ustadz Aan juga menjelaskan tentang adanya tuduhan ahli neraka bagi amalan yang di anggap Bid’ah karena tidak di contohkan oleh Nabi, padahal banyak para sahabat yang melakukan amalan ibadah tanpa adanya contoh dari Rasulullah SAW sebelumnya.

“Saat Nabi melaksanakan Isra Mi’raj nabi mendengar suara terompah Bilal di surga, dan setelah sampai di bumi Nabi pun bertanya pada Bilal, amalan apa yang membuatnya mendapatkan surga padahal dirinya masih hidup di dunia. Dan bilal pun menjawab bahwa dirinya suka sholat dua roka’at setelah selesai Wudhu” terangnya.

“Jika dengan alasan belum ada contoh karena Rasulullah SAW belum mengajarkan dan melakukan sholat sunnah dua rokaat selepas wudhu ini apakah Bilal ada di neraka ?.” urainya.

Diakhir ceramahnya Ustadz Aan mengajak para jama’ah KBRC agar selalu menjaga ukhuwah islamiyah diantara sesama anggota sesuai dengan tema Maulid malam ini.

“Salah satu fadilah dari pada menjaga silaturahmi adalah memperpanjang usia dan membuka pintu rizqi. Karena itu maka mari kita jaga silaturahmi ini agar hidup kita bahagia dan selamat dunia akherat” pungkasnya.

Dengan nada santai namun serius, jama’a KBRC nampak sangat menikmati sajian ceramah ini.

Ketua DPD KBRC Jaksel H. Syair Chan seusai acara ini menyatakan harapannya dengan isi ceramah yang disampaikan pada acara ini.

“Semoga dengan adanya masukan dan pesan dari sang penceramah, warga KBRC Jaksel khususnya dan KBRC lain maupun warga Minang lainnya, selalu menjaga silaturahmi dan kekompakan dalam melaksanakan kehidupannya di perantauan ini” ujarnya.

Acara diakhiri dengan do’a, makan bersama dan ramah tamah. (Ngkong)