Juli 13, 2024

Jasa Raharja Jamin Seluruh Korban Tabrakan Bus Sugeng Rahayu Vs Eka Cepat di Ngawi

Spread the love

MAHARDHIKAnews.com NGAWI – Jasa Raharja menjamin seluruh korban tabrakan maut antara bus Sugeng Rahayu dan bus Eka Cepat di Jalan Raya Ngawi-Maospati Km 9-10, Desa

Tambakromo, Kecamatan Geneng, Kabupaten Ngawi, pada Kamis, 31 Agustus 2023.

Direktur Utama Jasa Raharja Rivan A. Purwantono, menyampaikan, seluruh korban terjamin Undang-Undang No. 33 Tahun 1964 tentang Dana Pertanggungan Wajib Kecelakaan Penumpang.

Sebagaimana Peraturan Menteri Keuangan RI No.15 Tahun 2017, kata Rivan, korban meninggal dunia mendapatkan santunan sebesar Rp50 juta yang diserahkan kepada
ahli waris sah. “Sementara untuk korban luka, Jasa Raharja akan memberikan
jaminan biaya rawatan dengan mekanisme penerbitan surat jaminan atau garantie
letter kepada pihak rumah sakit tempat korban dirawat,” ujar Rivan.

Santunan tersebut, kata Rivan, merupakan salah satu wujud kehadiran negara
terhadap masyarakat melalui peran Jasa Raharja. “Tentunya kami turut prihatin dan menyampaikan duka cita mendalam atas musiban ini. Semoga keluarga korban yang ditinggalkan mendapat ketabahan,” ungkapnya.

Lebih lanjut Rivan menyampaikan, bahwa Jasa Raharja senantiasa berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik yang mudah, cepat, dan tepat. Oleh karena itu,
sesaat setelah mendapatkan informasi kejadian, Jasa Raharja merespons cepat
dengan langsung mendatangi lokasi kejadian guna mendata seluruh korban.

Selanjutnya Jasa Raharja berkoordinasi dengan Pihak Kepolisian dalam hal ini
Satlantas untuk percepatan proses penyerahan santunan. “Kami tak henti untuk
mengimbau kepada seluruh pengguna jalan raya agar selalu waspada dan berhatihati saat berkendara,” imbuh Rivan.

Kecelakaan tersebut bermula saat bus Eka bernopol S 7551 US yang melaju dari
arah Solo menuju Surabaya dan bus Sugeng Rahayu bernopol W 7572 UY yang
berjalan kencang dari arah Surabaya menuju Solo, mengalami adu banteng di
kawasan Geneng, Ngawi, tepatnya di depan Puskesmas Geneng.

Akibatnya, 14 orang mengalami luka dan 3 orang meninggal dunia. Seluruh korban kini sudah
dievakusi ke RSUD Ngawi dan Puskesmas Geneng. (Sodikin)