Mei 26, 2024

Abdullah Umar Fayumi Dalam Kenangan, Sosok Cerdas dan Humoris itu Wafat di Usia Muda

Spread the love

MAHARDHIKAnews.com PATI — Desa Kajen Pati JawaTengah kini sedang berduka. Bagaimana tidak, karena salah satu mutiara desa ini, Kyai Abdullah Umar Fayumi atau biasa di sebut Gus Umar meninggal dunia pada Kamis malam, (31/08).

Suasana kesedihan hati para sahabat yang di tinggalkan dan bagaimana Almarhum Gus Umar di mata para sahabat dituangkan dengan gamblang dalam tulisan rekannya Abdul Halim Mahally di akun Facebooknya.

Dengan memberi judul tulisan “Sosok Cerdas itu Wafat di Usia Muda,” Abdul Halim Mahally mencoba mengenang dan berbagi pengalamannya, saat bertemu dengan Gus Umar pada para sahabat FB nya.

Berikut adalah tulisannya.

Tak terasa, air mata meleleh. Kabar duka itu mengejutkan. Saya bertemu beliau di Pati – Juwana Jawa Tengah, Juli 2019 di tengah malam. Puluhan orang telah di Islamkannya di berbagai tempat.

Beliau adalah Kyai Abdullah Umar Fayumi, seorang figur muda yang cerdas, humoris, dan mendalami tasawuf.

Beliau sangat tawadhu dalam kehidupannya. Alumnus Mekah Al Mukarramah yang merupakan salah satu sahabat ulama kondang Gus Baha’.

Ayahnya sendiri KH. Ahmad Fayumi Munji dikenal sebagai pakar Ilmu Falaq di masanya. Bersama istrinya Nyai Hj. Yuhanidz Fayumi beliau adalah pendiri pesantren Raudlathul Ulum Kajen Margoyoso Pati, yang nasabnya bersambung ke pada Waliyullah Syeikh Ahmad Mutamakkin Kajen.

Malam itu di rumahnya, Juli 2019 saya merasa bahagia. Di terima sebagai tamu khususnya dengan ditemani sohib lama Gus Ansori Abu Najma (Alumnus Al Azhar, Kairo) yang pakar sastra Arab sekaligus sahabat Kyai Abdullah Umar Fayumi.

Silaturrahim yang Berkah

Kami larut dalam suasana sejuk. Membahas ilmu Fiqh, Ushul Fiqh, Al Maslahah Al Mursalah dan sejumlah Ayat tentang Teknologi-DNA hingga Social Justice. Kyai Abdullah Umar tiba – tiba mengatakan, “Alhamdulillah, malam ini kita sudah punya network baru di Riau” ujarnya.

Kemarin malam, beberapa saat setelah wafatnya, saya diberitahu Gus Isyrokh Fuaidi Pati, yunior saya saat kuliah di Islamabad dan sekarang dosen.

Ia juga yang menulis bahwa Kyai Abdullah Umar hafal Quran tak sampai setahun (8 bulan), sesuai yang dikisahkan pamanda Kyai Abdullah Umar saat pemberangkatan jenazahnya.

Kyai Abdullah Umar kadang nyentrik dalam berbusana. Keilmuannya dalam menafsirkan Al Quran juga luar biasa. Begitulah beliau, salah satu keturunan Syaikh Mutamakkin Waliyullah yg makamnya di Kabupaten Pati

Kekaguman itu:

Satu hal lagi yang membuat sy kagum adalah ketika malam itu beliau bertanya serius “Kenapa Antum senang ziarah kubur ? Dan, apakah Safari Khusus ini akan berakhir di Tingkir, Salatiga ?” tanya Gus Umar.

Saya tentu terkejut, karena tengah malam pertemuan kami itu, saya tidak mengabarkan bahwa saya baru saja ziarah makam bersama Ibunda, ke Hadratussyaikh Hasyim Asy’ari Jombang dan ke Pantai Utara.

Saya sendiri tidak bercerita akan ke Salatiga. Tetapi, Kyai Abdullah Umar sudah mengetahuinya.

Saya, Kyai Abdullah Umar, Gus Ansori dan seorang kyai yg ada malam itu sama-sama tertawa panjang ketika saya balas dengan ungkapan, “Kyai, saya makin bahagia malam ini karena ternyata di ruangan ini memiliki Trah Kerajaan Mataram semua” kata saya. (Abdul Halim Mahally)

Ternyata Beliau Pernah Tidur di Tingkir

Anehnya lagi, ketika saya sampai di rumah pamanda Dr. KH Agus Suaidi Lc., MA di Tingkir Salatiga yang juga hafidz Al Quran, alumnus S2 Maroko dan merupakan Ketua MUI Salatiga. Saya ditanya.

“Halim, dari mana saja safarinya ?” tanya beliau

“Dari Pati, jumpa Kyai Abdullah Umar Fayumi, Pamanda Kyai.” Jawab saya

Beliau tersenyum dan mengatakan “Ooo… Syukurlah. Tahun kemarin 2018, Kyai Abdullah Umar juga ke rumah ini dan menginap semalam” balasnya.

Saya pun tertawa panjang karena ternyata “ada hubungan entah apa” kok nyambung kesana-kemari.

Sayang, usia Kyai Abdullah Umar tidak panjang. Semoga Allah mengampuni semua khilafnya dan karya serta rekam jejaknya menjadi amal ibadahnya, Amiin.

Perlu diketahui bahwa Abdullah Umar Fayumi meninggal pada Kamis, 31 Agustus 2023 akibat sakit di paru-parubya setelah sebelumnya mengalami kecelakaan.

Sumber: FB Abdul Halim Mahally

Editor: Ivan