Sabtu, 10 Oktober 2026 Lugas – Tegas – Terpercaya
Mahardhika News
INFO TERKINI
9 Hakim Konstitusi Dilaporkan Ke MKMK, Eksaminator Hukum Tata Negara : Independensi Kekuasaan Kehakiman di Uji Dukung Proyek Strategis Nasional, Kantor Pertanahan Kota Tangerang Serahkan 18 Sertipikat BMN Jalan Tol Senilai Rp729 Miliar Cegah Pelajar Ikut Aksi Massa, Polres Metro Tangerang Kota Perkuat Program Bapak Asuh Sambangi PWI, Responsif Tidak Reaktif jadi Mekanisme Konfirmasi Media di Tirta Benteng Usai Putusan MK Soal Syarat Pendidikan Wapres, Ketum FBB: Percayakan Kepemimpinan Prabowo-Gibran Hingga 2029 Resmi Kantongi Nomor Urut 02, Hadi Rohhadi ST Siap Bertarung di Pilkades PAW Tanjungsari Cikarang Utara Layanan Peralihan Hak Terintegrasi 10 Hari, Kantah Kota Tangerang Perkuat Kolaborasi dengan Bapenda dan PPAT Bungkam Saat Dikonfirmasi Soal Proyek Tanggul CV Nurhaya Sukses Makmur, Komitmen Transparansi Kabid SDA PUPR Kota Tangerang Dipertanyakan
Mahardhika News TV
LIVE
Beranda › Internasional › Mahardhika Premium

Turki Diguncang Gempa Dahsyat, MER-C Siapkan Tim Bedah untuk Bantu Para Korban

Tim MER-C saat konferensi pers terkait bantuan untuk gempa Turki/ ist
BAGIKAN ARTIKELTurki Diguncang Gempa Dahsyat, MER-C Siapkan Tim Bedah untuk Bantu Para Korbanhttps://www.mahardhikanews.com/2023/02/09/turki-diguncang-gempa-dahsyat-mer-c-siapkan-tim-bedah-untuk-bantu-para-korban/
Turki Diguncang Gempa Dahsyat,  MER-C Siapkan Tim Bedah untuk Bantu Para Korban

MAHARDIKAnews.com Jakarta – bencana gempa bumi dahsyat dengan magnitudo 7,8 melanda Turki Turki bagian selatan, bahkan gempa juga dirasakan hingga ke Suriah dan Lebanon. Gempa terjadi sekitar pukul 4 dini hari waktu setempat dimana sebagian besar orang masih terlelap, sehingga banyak yang tidak dapat menyelamatkan diri. Hal ini mengakibatkan ribuan orang meninggal dunia dan ribuan lainnya mengalami luka-luka.

MAHARDIKAnews.com Jakarta – bencana gempa bumi dahsyat dengan magnitudo 7,8 melanda Turki Turki bagian selatan, bahkan gempa juga dirasakan hingga ke Suriah dan Lebanon. Gempa terjadi sekitar pukul 4 dini hari waktu setempat dimana sebagian besar orang masih terlelap, sehingga banyak yang tidak dapat menyelamatkan diri. Hal ini mengakibatkan ribuan orang meninggal dunia dan ribuan lainnya mengalami luka-luka.

Data sementara menyebutkan bahwa sampai dengan Rabu, 8 Februari 2023 jumlah korban tewas akibat gempa telah mencapai angka 7.926 orang, dimana sebanyak 5.894 korban tewas di Turki dan sisanya sebanyak 2.032 korban tewas di Suriah. Jumlah korban diperkirakan akan terus bertambah seiring masih banyaknya warga yang tertimbun reruntuhan bangunan, menunggu proses evakuasi dan pertolongan.

Besarnya kekuatan gempa dan dampak kerusakan yang ditimbulkan menjadikan bencana ini sebagai bencana terbesar dalam satu abad terakhir yang melanda Turki, setelah gempa bumi Erzincan pada tahun 1939 yang diperkirakan menewaskan 33,000 orang.

MER-C mengucapkan duka cita yang mendalam kepada Pemerintah dan rakyat Turki, khususnya para korban gempa dan keluarganya. Semoga korban tewas mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan dan korban luka-luka bisa segera pulih kembali. Semoga korban-korban lainnya bisa segera ditemukan dan kanmendapat pertolongan. Kami berdoa yang terbaik bagi negara Turki agar dapat segera bangkit dari tragedi kemanusiaan ini, dalam siaran pers yang diterima redaksi, Rabu (8/2/2023)

Merespon bencana dahsyat tersebut dan dalam rangka memfasilitasi aspirasi masyarakat Indonesia melalui MER-C, maka sebagai lembaga kegawatdaruratan medis untuk korban perang, konflik dan bencana alam, MER-C akan mengirimkan relawannya yang merupakan Tim Bedah ke Turki. Tim akan terdiri dari Dokter Spesialis Bedah Orthopedi, Dokter Anastesi, Dokter Umum, Perawat Bedah dan Perawat.

Di tengah cuaca dingin yang ekstrim di Turki saat ini, penyakit akut dan kronik non-bedah juga akan sangat mungkin cepat meningkat dan berpotensi fatal bagi kelompok rentan (anak, ibu hamil dan lansia). Untuk itu, MER-C akan melengkapi timnya dengan spesialis non-bedah seperti Dokter Spesialis Penyakit Dalam dan Dokter Spesialis Anak untuk mem-back-up dokter umum dalam menangani kasus-kasus tersebut.

Tim awal MER-C ditargetkan berangkat dalam waktu secepatnya, tentative pada hari Sabtu ini/11 Februari 2023 ke lokasi bencana untuk turut memberikan bantuan bagi para korban. Koordinasi dengan berbagai pihak baik di Indonesia maupun di negara tujuan tengah dilakukan untuk dapat menyalurkan amanah serta aspirasi masyarakat Indonesia bagi korban bencana gempa di Turki.