April 18, 2026

Malam ke 6 Tahlilan Untuk Maulana Syeikh Hisyam Kabbani di ZHM, KH. Sohib: Kita yang Butuh Maulana

1733920605932
Spread the love

MAHARDHIKAnews.com KOTA TANGSEL, — Pemimpin pembacaan surat Yasin, Al Mulk dan Tahlil malam ke 6 untuk Maulana Syeikh Muhammad Hisyam Kabbani Qs di Zawiyah Haqqul Mubin (ZHM) KH. Muhammad Sohib mengatakan bahwa bacaan tersebut bukan untuk kepentingan Maulana, Syeikh Hisyam.

“Apa yang kita lakukan saat ini sebenarnya adalah kebutuhan kita. Kita yang butuh Maulana dengan segala bacaan yang kita kirimkan pada malam ini” terangnya.

Apa yang dilakukan oleh para murid, baik itu dari malam pertama hingga malam ke 7 nanti sejak Maulana Syeikh Hisyam meninggal merupakan salah satu tanda bakti dan ketersambungan rohani dengan beliau.

“Kepergian Maulana karena untuk tugas yang lebih besar lagi. Jika saat masih hidup beliau berada untuk kita semua tapi setelah meninggal maulan untuk seluruh alam” imbuhnya.

Karena itu dia berpesan tak perlu bersedih dengan kepergian Maulana karena Maulana naik ke kelas yang jauh lebih besar lagi dan tugas yang lebih berat.

Baginya Maulana Syeikh Hisyam bukanlah hanya sekedar guru yang hanya menyampaikan pesannya saja pada para murid tapi juga langsung mengamalkan nya dalam kehidupan sehari-hari.

“Pernah suatu ketika saya di minta jadi imam dan beliau jadi ma’mum. Sebelum saya memulai dia berpesan agar jadi imam jangan panjang-panjang surat yang dibacanya karena ma’mumnya ada orang tua seperti dirinya” kisah Kyai Sohib.

“Ini membuat pesan itu demikian hidup dan bermakna bagi saya karena beliau mengajarkan dan memberikan kesempatan pada muridnya untuk mempraktekannya langsung” katanya.

Selain itu dia juga berpesan agar membuka Al Qur’an saat membaca sebuah surat meski kita sudah hapal surat tersebut, seperti surat Yasin dan sebagainya.

“Di saat kita membuka Al Qur’an dan membacanya huruf demi huruf maka sungguh ada banyak keberkahan didalamnya. Karena itu bukalah Al Qur’an saat membacanya” pesan Maulana pada dirinya dan juga untuk murid lainnya.

Selain pengalaman yang diberikan oleh KH. Sohib, Syeikh Wahyudi dan Syeikh Nasran, dari kaum wanita Nia Kurnia juga menyampaikan pengalamannya tentang kebersamaan dia dengan Syeikh Hisyam.

Mengenai hal ini, Ustazah Devi Haqqani selaku tuan rumah dari ZHM yang berlokasi di Jl. Leli perumahan Bukit Nusa Indah Serua Jombang Tangsel, menyatakan apresiasinya.

“Semua murid Maulana pasti memiliki kesan yang mendalam terhadap beliau saat bersama maupun tidak. Karena kedekatan dengan Maulana bukan hanya secara fisik saja tapi juga ruhani” ujarnya.

Karena itu dia berharap meski Maulana Syeikh Hisyam sudah tiada rasa, cinta pada Masyayikh harus tetap dijaga dengan ikut menghadiri dzikir Khatam Khawajagan, yang diadakan seminggu sekali di ZHM bagi jama’ahnya.

“Hubungan kita dengan para Masyayikh tidak akan pernah terputus hanya karena beliau sudah meninggal dunia. Dan dengan halaqoh dzikir bersama dalam khatam Khawajagan, dan wirid harian yang kita lakukan, maka kita akan selalu bersamanya dimana pun kita berada” terangnya.

Acara malam ke 6 Tahlilan di ZHM selain di isi dengan pembacaan surat Yasin, Al Mulk dan tahlil, dilakukan juga dzikir Khatam Khawajagan dan pembacaan Maulid Nabi Muhammad SAW oleh Ustaz Adi Mujab.

Nampak hadir dari majelis Haqqani Indonesia Syeikh Rauf, Syeikh Wahyudi dan Syeikh Nasran serta yang lainnya. (Ivan)