Pemdes Sukajaya kecamatan Cibitung, Gelar Maulid Nabi Muhammad SAW Sekaligus Santunan Anak yatim dan Dhuafa
MAHARDHIKAnews.com KABUPATEN BEKASI,— Pemdes Sukajaya kecamatan Cibitung kabupaten Bekasi gelar Maulid Nabi Muhammad SAW, dan santunan Anak anak yatim dan dhuafa di halaman kantor Desa Sukajaya Kecamatan Cibitung Kabupaten Bekasi.
Mengambil tema ‘Meneladani
Akhlak serta meningkatkan
Kecintaan kita kepada nabi
Muhammad SAW’ acara di isi oleh penceramah KH. Nurfadilah atau Ustaz Tile, Kamis, (10/10)
Dalam sambutannya Kepala Desa Sukajaya, H. Amang Suryaman mengatakan, Alhamdulillah pada pagi ini, kita bersyukur pada Allah SWT, sehingga Kita masih bisa hadir, di acara maulid nabi Muhammad SAW.
“Terima kasih pada Bhabinkamtibmas
Sukajaya, Babinsa TNI AD Sukajaya, Ketua BPD dan anggotanya.Para staf dan jajaran desa Sukajaya, para tokoh Agama tokoh pemuda, para ustadz dan kiyai juga para ibu-ibu sekalian” ucapnya.

Lanjut H Amang suryaman, “Dalam rangka memperingati maulid Nabi Muhammad SAW 1446 H, Saya selalu kepala desa Sukajaya mengajak
Masyarakat Sukajaya, dengan hikmah Maulid nabi, mari kita meneladani budi luhur dan akhlak yang mulia dari nabi Muhammad SAW,” imbuhnya.
Dari pemerintahan desa Sukajaya, dirinya menghimbau pada orang tua untuk bisa memantau anak anak nya dari sekolahan jangan sampai terjadi tauran pulang dari sekolah.
“Saya selaku pemimpin desa Sukajaya meminta pada kepala dinas terkait untuk bisa menambah pembangunan SMPN 010. Semua program yang saya jalankan”.terangnya.
Terlaksananya kegiatan yang ada di wilayah masing-masing kadus, saya ingin ada nya pembangunan SMP, SMAN Cibitung yang di wilayah Sukajaya kec. Cibitung ini.
“Insya Allah, pemerintah daerah memberikan dukungan pada program untuk anak anak sekolah di wilayah Sukajaya” tambahnya.
“Mohon dukungan dan doa pada masyarakat Sukajaya. Mudah-mudahan bisa tercapai pendidikan yang baik dari SDN, SMPN dan SMAN nya” tutup H. Amang Suryaman.
Sedangkan penceramah KH, ustadz H. Nurfadilah atau biasa di sapa kyai Tille dari Bekasi menjelaskan tentang sikap seorang istri pada suaminya seperti kisah Siti Aisyah dengan Baginda nabi.
Rosululloh selalu di cintai
Istrinya, saat dirinya pulang dari mana saja balik ke rumah maka Siti Aisyah mengelapkan keringat nya Rosulullohu ‘alaihi wasalam.
“Ibu-ibu juga harus mencontoh seperti Siti Aisyah pada nabi Muhammad SAW ya” pesannya.
Akhlak nya Rosulullah adalah
Al-Qur’an. Maka nabi pangkatnya tinggi ga sombong. Rosululloh akhlak yang paling mulia” terang ustadz tille.
Acara diakhiri dengan Doa penutup di pimpin oleh KH. Endin Bahrudin. (Abdul Rojak)






