Di Majelis Al Hasani Al Ayubi KH. M. Wiyono Bongkar Rahasia Bacaan Tahlilan
MAHARDHIKAnews.com KOTA TANGSEL, —– Tampil mengisi di majelis Taklim Al Hasani Al Ayubi pimpinan Kyai Hasan Asari Ora Mahi atau Ki AO pada minggu kelima, ketua harian Yayasan Soebono Mantofani KH. M Wiyono MA., bongkar rahasia bacaan yang terdapat dalam urutan bacaan ‘Tahlilan’.
Tahlilan sendiri merupakan salah satu tradisi, yang biasa dilakukan sebagai bentuk penghormatan pada orang yang sudah meninggal, oleh sebagian besar umat Islam Indonesia.
Biasanya mereka berkumpul dengan dipimpin seorang imam dengan mengirimkan aneka bacaan dan do’a, dan diakhiri dengan pemberian sedekah yang diatasnamakan pada orang yang sudah meninggal tersebut.
“Tema besarnya yang nanti akan dibuat berseri-seri adalah tafsir seputar ayat-ayat tahlil atau yang biasa dibaca dalam tahlilan dalam kaca mata ilmu tafsir” ungkap Kyai Wiyono
Dia berharap dengan memahami isi dan kandungan dalam surat dan bacaan tersebut, jama’ah yang mengikuti dan melaksanakan tahlilan bisa lebih khusyu’ dalam melaksanakannya..
“Pertemuan perdana tadi adalah mengupas kandungan surat Al-Fatihah, karena dalam tahlilan selalu dibuka dengan mengirimkan surat al-Fatihah kepada almarhum dan almarhumah yang dituju” imbuhnya.
“Saya menjelaskan perbedaan turunnya, rahasia tulisannya (rasm), huruf apa saja yang tidak terdapat dalam fatihah, kemudian dilanjutkan tafsirnya” katanya.
“Salah satu penjelasannya bahwa di al-Fatihah bersifat sangat unik, dapat kita lihat secara rasm di surat Al-fatihah. Ada enam alif yang tidak ditulis, seperti Bismillah tanpa alif, ‘alamin tanpa alif dan lain-lain,” imbuhnya.
“Di sana tidak ditulis alif padahal lazimnya tulisan arab menggunakan alif, hal ini mengandung aneka rahasia di dalamnya” urai Kyai Wiyono.
Waktu satu jam terasa sangat pendek, para pendengar diajak tamasya intelektual, sehingga durasi satu jam hanya membahas satu ayat saja, yaitu menyelami kandungan makna Bismillahirrahmanirrahim dalam surat al-Fatihah, model rasm dan keajaiban angka (i’jaz ‘adadi).
Bagi anda yang berminat dan hendak mengikuti kajian ini, bisa mengikutinya di Minggu kelima setiap Jum’at malam Sabtu ke lima. (Ivan)






