Juni 3, 2026

3 Peserta Lomba MTQH Tingkat Kecamatan Pakisjaya, Harumkan Nama Desa Tanjungmekar

IMG-20251013-WA0174
Spread the love

MAHARDHIKAnews.com KAB. KARAWANG, — Musabaqah Tilawatil Qur’an dan Hadits (MTQH) Tingkat Kecamatan Pakisjaya, Kabupaten Karawang, Provinsi Jawa Barat, Di gelar di lima lokasi yakni: Aula Kantor dan Halaman Kecamatan Pakisjaya, Kantor KUA Pakisjaya, Kantor Desa Tanjungbungin, dan Masjid Jamie Annur, Senin (13/10).

Peserta lomba MTQH terdiri dari delapan desa, yaitu: Tanjungpakis, Tanjungmekar, Solokan, Tanahbaru, Telukjaya, Telukbuyung, dan Talagajaya. 45 Peserta bersaing dalam memperebutkan Juara 1, 2, dan 3 dari setiap kategori.

Untuk peserta dari Desa Tanjungmekar, berjumlah 4 orang diantaranya: Tilawah kategori anak dan remaja, Tahfidz 50 juz, dan Kaligrafi, serta 1 Tim Qosidah.

Desa Tanjungmekar, salah satu Kontingen, sebagai koordinator peserta lomba MTQH, Ustad Burhan. Mendapatkan tiga juga dari tiga kategori lomba, yaitu:

Juara 2 Tilawah Qur’an Kategori Anak Putra-Putri (Abdul Muhaimin) Rp 500.000
Juara 2 Hafiz Al-Qur’an 50 Juz (Saefullah Permana Subhi) Rp 500.000
Juara 2 Kaligrafi Al-Qur’an (Zidan Julkarnain) Rp 500.000
dan masing-masing mendapatkan Piala serta Piagam Penghargaan.

Dalam kesempatan ini, Ustad Burhan mengatakan, “Kami merasa bersyukur atas pencapaian gemilang anak-anak dalam perlombaan MTQH tingkat kecamatan Pakisjaya 2025 yang perdana ini,” kata Ustad Burhan kepada wartawan mahardhikanewsm.com setelah acara selesai.

“Menjadi kebanggaan bagi kami, bahwa Desa Tanjungmekar memperoleh prestasi diajang bergengsi ini, dan Alhamdulillah bisa mengharumkan nama Tanjungmekar diajang perlombaan MTQH tingkat kecamatan Pakisjaya 2025 untuk pertama kalinya,” pungkasnya.

Senada diucapkan, Pj Kepala Desa (Kades) Tanjungmekar, Sardi, SE., saya bangga pada kalian semua anak-anak santri generasi Qur’ani, pertahanan prestasi kalian dan yang terpenting tetap jaga etitut walau sekarang kalian memperoleh juara, “Selamat untuk kalian semua, Tanjungmekar bangga memiliki kalian,” ujar Sardi.

“Dan untuk yang belum menjadi juara, agar tidak berputus asa, anggaplah ini sebagai awal dalam meningkatkan kemampuan, anggaplah MTQH kali ini jadi ajang uji kemampuan, dan semoga saja kegiatan ini bisa menjadikan motivasi, agar kalian lebih giat lagi dalam belajar dan semoga kalian dapat menjadi generasi penerus yang mencintai Al-Qur’an,” pungkasnya. (D-Hunter)