Mei 27, 2026

PC IMM Kota Tangerang Gelar Aksi Tuntut Evaluasi Perwal Nomor 14 Tahun 2025

IMG-20250915-WA0041
Spread the love

MAHARDHIKAnews.com TANGERANG, — Pimpinan Cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (PC IMM) Kota Tangerang kembali menegaskan sikap kritisnya terhadap kebijakan Pemerintah Kota Tangerang. Hal ini terkait Peraturan Wali Kota (Perwal) Nomor 14 Tahun 2025 tentang Hak Keuangan DPRD Kota Tangerang, yang dinilai perlu segera dievaluasi.

Sebelumnya, Wali Kota Tangerang menyatakan kesiapan untuk melakukan evaluasi. Namun hingga kini, mahasiswa menilai belum ada langkah konkret yang ditunjukkan pemerintah kota. Atas dasar itu, PC IMM Kota Tangerang menggelar aksi pada Senin (15/9/2025) di depan Kantor Wali Kota Tangerang.

Dalam aksinya, PC IMM menyampaikan sejumlah tuntutan. Pertama, mendesak Wali Kota Tangerang segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap Perwal Nomor 14 Tahun 2025.

Kedua, apabila evaluasi telah dilakukan, hasilnya wajib disampaikan secara terbuka kepada masyarakat sebagai bentuk transparansi, dengan memastikan kebijakan tetap efisien dan berpihak kepada rakyat.

Ketiga, apabila evaluasi belum dilakukan, PC IMM meminta pemerintah kota menetapkan batas waktu yang jelas, yakni paling lambat Rabu (17/9/2025). Evaluasi tersebut harus dilaksanakan dengan komitmen hasil yang efisien serta berorientasi pada kepentingan rakyat.

Keempat, apabila hingga batas waktu tersebut tidak ada keputusan konkret, PC IMM menuntut Wali Kota Tangerang untuk bertanggung jawab dengan menyatakan sikap mundur dari jabatannya.

Ketua Umum PC IMM Kota Tangerang, Aufa Fadlurrahman, S.Kom, menegaskan bahwa mahasiswa tidak akan tinggal diam.

“Sikap diam pemerintah kota tidak bisa terus dibiarkan. Kami akan terus berdiri di garda terdepan mengawal kebijakan publik demi terciptanya pemerintahan yang adil, transparan, dan berpihak kepada rakyat,” tegasnya.

Aksi ini menjadi bentuk kontrol sosial mahasiswa terhadap kebijakan publik, sekaligus pengingat bahwa pemerintahan harus berjalan sesuai prinsip akuntabilitas dan keterbukaan.

(Jun)