Juni 9, 2026

Masyarakatkan NU dan NU kan Masyarakat, MWC NU Pondok Aren Kembali Gelar Lailatul Ijtima di Jurbar

IMG-20250701-WA0054
Spread the love

MAHARDHIKAnews.com KOTA TANGSEL, — Usaha untuk mengenalkan ajaran NU di tengah masyarakat Tangsel, khususnya wilayah Kecamatan Pondok Aren yang dicanangkan oleh Ketua Tanfidziyah terpilih periode 2025 – 2030, H. Fathur Rahman ternyata bukan hanya isapan jempol belaka.

Setelah di bulan Mai 2025 lalu dia menggelar Lailatul Ijtima di PRNU Perigi Baru, di bulan Juni saat ini kembali Lailatul Ijtima di gelar di Ranting NU Juramangu Barat, tepatnya di Masjid Jami’ Nurul Mu’minin, Senin (23/06).

Sebagai ketua dan pribadi, H. Fathur Rahman memang tak hanya dikenal punya visi dan misi yang baik terhadap NU, dia juga tak segan untuk merogoh koceknya mendanai konsumsi untuk setiap acara Lailatul Ijtima.

Namun begitu, sebagai pemimpin NU di Pondok Aren dia juga memberikan kesempatan yang luas bagi masyarakat untuk bersama-sama membesarkan NU. Ini terbukti dengan dibukanya aplikasi QRIS sebagai metode pembayaran.

Dengan adanya QRIS ini diharapkan para warga NU yang hendak memberikan sumbangsihnya bagi kegiatan dan perkembangan NU di Pondok Aren bisa lebih mudah.

“Alhamdulillah, peserta Lailatul Ijtima semakin ramai. Semoga menjadi pertanda bangkitnya NU di Pondok Aren untuk selalu bergerak menjaga ajaran Aswaja dan menjaga NKRI,” ucapnya pada awak media di lokasi acara.

Acara ini juga akan menjadi agenda rutin kegiatan MWC NU setiap bulannya, di Ranting NU yang ada di pondok Aren secara bergiliran.

Lailatul Ijtima sendiri adalah sebuah acara memperkenalkan ajaran NU di tengah masyarakat yang selama ini belum faham tentang NU, meski amaliyahnya atau cara ibadahnya mengikuti ajaran NU atau Ahli Sunnah Waljama’ah.

Biasanya ada cerita sejarah berdirinya NU, hingga bagaimana usaha NU untuk mempertahankan NKRI dari rongrongan yang bisa menghancurkan, baik itu dari dalam (laten) maupun dari luar negeri.

Acara Laitul Ijtima dihadiri oleh para ketua ranting Se – Pondok Aren, para Banom ( Badan Otonom ) dan masyarakat umum, sebagai target utama adanya acara ini. (Ivan)