April 17, 2026

Guna Mencegah DBD Pemdes Tanjungmekar Lakukan Fogging Dengan 3M Plus

IMG-20250430-WA0098
Spread the love

MAHARDHIKAnews.com KAB. KARAWANG, — Fogging nyamuk adalah tindakan pengasapan dengan insteksida untuk membunuh nyamuk dewasa, terutama yang menjadi vektor penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD). Pemdes Tanjungmekar Bersama UPTD Puskesmas Pakisjaya melakukan Fogging, pada Rabu (30/04).

Kepala Desa (Kades) Tanjungmekar Sardi, SE., langsung memimpin kegiatan Fogging di Dusun Kalijaya RT/RW 001/002. Kegiatan berlangsung mulai dari pukul 14.00 sampai dengan selesai.

Dalam kegiatan ini nampak hadir, perwakilan UPTD Puskesmas Pakisjaya, Mantri Asep Odon, Ketua Pendamping Desa kecamatan Pakisjaya, Rohmat, S.Ag beserta perangkat desa dan perwakilan masyarakat.

Kades Sardi, SE, kepada awak media mengatakan bahwa tujuan Fogging dilakukan untuk mengendalikan populasi nyamuk dewasa, terutama Aedes aegypti yang menjadi pembawa virus dengue.

“Fogging efektif dalam membunuh nyamuk dewasa, tetapi tidak efektif terhadap jentik dan telur nyamuk, yang merupakan fase perkembangan nyamuk yang paling rentan,”ungkap Kades.

Bapak Jaka salah seorang warga desa Tanjungmekar, berterimakasih kepada Pemdes dan aparatur yang lainnya. Karena sudah mau peduli terhadap lingkungan, agar masyarakat tidak terdampak DBD,”ucap Jaka.

Senada juga disampaikan Mantri Asep Odon, yang mewakili UPTD Puskesmas Pakisjaya, menjelaskan bahwa, Fogging memang tidak bisa menjadi solusi utama dalam pencegahan DBD.

*Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) dengan 3 M Plus (Membuang, Menutup, dan Menguras) adalah cara paling efektif untuk mencegah DBD, semua kembali kepada kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan,”tegas Asep Odon.

Fogging adalah salah satu metode pengendalian nyamuk, tetapi tidak boleh dianggap sebagai solusi utama untuk mencegah DBD. PSN dan upaya yang lain untuk membasmi jentik dan telur nyamuk adalah langkah yang lebih penting dalam mencegah penyebaran penyakit ini. (Dedi Hunter)